Ribuan Petani Jember unjuk rasa, mendesak reforma agraria di depan kantor Pemkab Jember, Senin (30/9/2019).
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Ribuan petani se-Kabupaten Jember yang berasal dari Serikat Tani Independen (Sekti) melakukan aksi turun jalan untuk menuntut keadilan terkait hak-hak petani. Sejumlah tuntutan yang disampaikan oleh mereka di antaranya menjalankan reforma agraria sejati.
Selain itu, para petani itu juga menolak RUU pertanahan yang saat ini sedang dibahas di DPR RI. Mereka juga menuntut segera dibentuknya Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) agar hak-hak petani terkait lahan pertanian dapat terkelola dengan baik.
BACA JUGA:
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
Aksi damai dan unjuk rasa yang dilakukan itu, diawali dengan menyampaikan orasi dan penyampaian tuntutan di depan Kantor Pemkab Jember, Jawa Timur, sekitar pukul 10.00 WIB, Senin (30/9/2019).

(Aksi unjuk rasa petani di Jember dipantau langsung Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal)
"Kami menuntut hak-hak petani, karena petani yang juga bagian dari rakyat. Sejumlah persoalan terkait pertanian, mulai dari menjalankan reforma agraria sejati, dan juga menolak RUU pertanahan yang tidak perhatian terhadap petani," kata Korlap aksi Jumain dalam orasinya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




