Kamis, 21 Januari 2021 12:03

Jurnalis Jember Turun ke Jalan: Jangan Ada Lagi Penganiayaan Wartawan

Jumat, 27 September 2019 12:53 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Yudi Indrawan
Jurnalis Jember Turun ke Jalan: Jangan Ada Lagi Penganiayaan Wartawan
Wartawan di Jember saat menggelar aksi damai mengecam tindakan represif polisi terhadap jurnalis.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Puluhan wartawan dari beberapa organisasi profesi yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) di Jember, turun ke jalan. Mereka melakukan aksi unjuk rasa sebagai bentuk solidaritas dan mengkritisi aksi kekerasan yang dialami wartawan saat meliput aksi beberapa hari yang lalu dilakukan oleh mahasiswa di berbagai daerah.

"Aksi demonstrasi mahasiswa di berbagai daerah disambut aksi represif aparat kepolisian. Sikap represif polisi juga menyasar jurnalis yang sedang bekerja," ujar Korlap Aksi Mahfudz Sunardjie di Alun-alun Jember tepatnya depan Pendopo Bupati, Jumat pagi (27/9).

Aksi kekerasan yang dilakukan oleh oknum aparat itu, kata Mahfudz, terjadi di tiga daerah Jakarta, Makassar, dan Jayapura. Korban yang tercatat ada 10 jurnalis dari 10 media berbeda.

"Bahkan, jurnalis pendiri Watchdog Dandhy Dwi Laksono ditangkap dan disangka menyebarkan kebencian. Dhandy dijerat pasal karet UU ITE. Ananda Badudu, penggalang dana untuk membantu mahasiswa yang menggelar aksi di Jakarta juga ditangkap polisi. Tindakan ini sudah jelas melanggar hak berekpresi dan menyampaikan pendapat warga yang dijamin Undang-Undang," sambung Sekjen IJTI Tapal Kuda itu.

"Hentikan tindakan penganiayaan terhadap wartawan. Sudah banyak jatuh korban. Kami (wartawan) hanya bertugas meliput sesuai tupoksi kami," kata Sutrisno perwakilan dari PWI Jember.

Setelah menyampaikan pendapat dan orasinya di Alun-Alun Jember, kurang lebih selama 30 menit, puluhan wartawan melanjutkan aksi membacakan sumpah janji Jurnalis secara bersama-sama. Kemudian bergeser ke Mapolres Jember untuk menyampaikan orasi lanjutan. Dengan longmarch berjalan kaki, mereka mendapat pengawalan ketat dari polisi, sembari meneriakkan hindari aksi anarkisme terhadap jurnalis. (jbr1/yud/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...