Sabtu, 15 Mei 2021 14:49

​Terobos Kawat Berduri Gedung DPRD Jatim, Puluhan Ribu Mahasiswa Surabaya Tolak UU KPK & KUHP

Kamis, 26 September 2019 14:58 WIB
Editor: Tim
​Terobos Kawat Berduri Gedung DPRD Jatim, Puluhan Ribu Mahasiswa Surabaya Tolak UU KPK & KUHP
Aksi unjukrasa puluhan ribu mahasiswa Surabaya menolak UU KPK dan KUHP di kantor DPRD Jatim Jalan Indrapura Surabaya, Kamis (26/9/2019). Mereka datang dari berbagai kampus kota Surabaya dan sekitarnya dengan tagar "Surabaya Menggugat". Foto: purnama/suarasurabaya.net

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Jalan-jalan protokol di Kota Surabaya sempat lengang, Kamis (26/9/2019). Pantauan BANGSAONLINE.com di kawasan Jalan Darmo Surabaya yang biasanya padat merambat, hari ini, Kamis siang (26/9/2019), agak sepi menyusul maraknya demo para mahasiswa yang menolak UU KPK dan KUHP.

Begitu juga kampus-kampus. Sepi. Di kampus B Unair, misalnya, yang tiap harinya full mahasiswa - sehingga sulit parkir kendaraan - hari ini juga sepi. “Wah, bisa gak laku es coklat saya,” kata seorang wanita penjual es di lingkungan kampus unair.

Para mahasiswa Kota Surabaya dan sekitarnya sekarang memang terkonsentrasi di gedung DPRD Jalan Indrapura Surabaya. Dengan tagar “Surabaya Menggugat” mereka datang dari berbagai kampus, baik negeri maupun swasta. Puluhan ribu mahasiswa yang dipimpin BEM itu menolak UU KPK dan RUU KUHP yang kini dibahas DPR RI di Senayan Jakarta.

Para mahasiswa itu memakai jaket almamater masing-masing. Mereka datang dari Unair, Unesa, ITS, Uinsa, Stikosa-AWS, Unitomo, Stiesia, Untag, bahkan juga dari Unversitas Bhayangkara (Ubhara) yang kampusnya satu tembok dengan Polda Jawa Timur. Juga tampak para mahasiswa asal Madura terutama Bangkalan.

BACA JUGA : 

Lebaran ke-2, Kawasan Bisnis Pergudangan Margomulyo Lengang dan Sepi

Begini Cara Ikutan Silaturahim dan Halal Bihalal dengan Wali Kota Eri Secara Virtual

Anggota DPRD Jatim Desak Dispendik Segera Perbaiki SDN Prambangan Pasca Diterjang Puting Beliung

Menelusuri Dua Kampung Miniatur Etnis, Kampung Pecinan dan Kampung Bali di Dukuh Pakis

Puluhan ribu mahasiswa itu mengecam para anggota DPR dengan kata-kata nggateli. “DPR gatel, DPR gatel, DPR gatel,” teriak mereka. Poster-poster yang mereka bentangkan juga mengecam DPR. “Gaji Berjuta Otak Gak Ada,” demikian bunyi salah satu poster mereka.

Situasi sempat memanas karena gedung DPRD Jatim itu dipasang kawat berduri. Tapi mahasiswa tak peduli. Para mahasiswa menerobos kawat berduri itu. Mereka minta bertemu pimpinan DPRD Jatim.

Akhirnya, Kusnadi, Ketua DPRD Jatim sementara menemui mereka. Ketua DPD PDIP itu menyanggupi untuk menyampaikan aspirasi para mahasiswa tentang pencabutan UU KPK dan KUHP.

Sementara Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa minta para mahasiswa santun saat menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPRD Jatim. "Prinsip menyampaikan aspirasi memang dijamin oleh Negara, namun proses untuk menyampaikannya haruslah tetap dalam kesantunan," kata Khofifah di Surabaya, Kamis (26/9/2019).

Ia minta agar para siswa SMA, SMK, dan Aliyah tidak ikut demo. Ia minta para guru agar para siswa itu tetap mendapat pelajaran seperti biasa. "Sudahlah, berikan kesempatan kepada kakak-kakak mahasiswa saja, tetap dalam kesantunan, dalam ketertiban dan obyektivitas dari aspirasi yang ingin disampaikan," kata ketua umum PP Muslimat NU itu.

Sebelumnya, Rektor Universitas Airlangga Surabaya Prof Dr Mohammad Nasih menghimbau mahasiswanya yang ikut aksi demo tertib. "Kalau mahasiswa melakukan aktivitas di luar kampus. Sebagaimana demonstrasi. Kami punya saran lakukan dengan elegan, lakukan dengan sebaik-baiknya. Tunjukkan bahwa kalian akademisi. Calon-calon intelektual yang dipercaya oleh masyarakat. Bisa menyampaikan ide dan gagasan dengan elegan dan sebaik-baiknya," kata Nasih dalam rilisnya.(tim)  

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 15 Mei 2021 09:10 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Kerusuhan 13 Mei 1998 terus diperingati oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia. Korban aksi anarkis itu sebagian memang etnis Tionghoa.Uniknya, mereka memperingati dengan menyajikan rujak pare dan sambal jombrang. Apa maksud...
Kamis, 13 Mei 2021 19:51 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...