Senin, 14 Oktober 2019 18:54

Bantah Tudingan Sulitnya Mengurus SIM, Satlantas Sidoarjo Beberkan Inovasi yang Justru Mempermudah

Kamis, 19 September 2019 13:49 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Bantah Tudingan Sulitnya Mengurus SIM, Satlantas Sidoarjo Beberkan Inovasi yang Justru Mempermudah
Kasatlantas Polresta Sidoarjo Kompol Fahrian Saleh Siregar memberikan keterangan kepada wartawan.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sidoarjo membantah jika membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satpas Polresta Sidoarjo sulit. Bahkan, dengan kecanggihan teknologi saat ini, membuat pelayanan pembuatan SIM kian memudahkan masyarakat.

Itu disampaikan Kasatlantas Polresta Sidoarjo, Kompol Fahrian Saleh Siregar saat menerima audiensi sejumlah orang yang mengatasnamakan lembaga swadaya masyarakat (LSM) Seven Gab Sidoarjo. Menurut Kompol Fahrian, berbagai inovasi telah dilakukan Satlantas Polresta Sidoarjo, salah satunya perubahan pelayanan manual menjadi berbasis aplikasi.

"Sidoarjo punya yang namanya SIM elektronik alias E-SIM. Di mana pembuatan SIM berbasis aplikasi tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan memperpanjang SIM maupun pembuatan SIM baru," jelas Kompol Fahrian, Kamis (19/9).

Selain itu, untuk mengantisipasi adanya antrean panjang, masyarakat bisa memperpanjang SIM-nya di berbagai tempat, seperti SIM corner yang ditempatkan di beberapa titik. Baik di Sidoarjo Utara, Selatan, Barat, Timur, dan Sidoarjo pusat. Bahkan, masyarakat juga bisa memperpanjang SIM-nya di malam hari, yakni di Transmart Sidoarjo.

"Sistem yang sekarang sudah berbeda dengan sistem yang dulu. Jadi, anggapan membuat SIM sulit terbantahkan," tegasnya.

Ia menceritakan, bahwa sebelumnya didatangi sejumlah LSM yang mengatasnamakan Seven Gab. LSM tersebut melakukan audiensi dan klarifikasi terkait aduan masyarakat bahwa membuat SIM di Sidoarjo sulit.

"Katanya, berkaitan dengan kejadian pada saat Operasi Patuh Semeru kemarin, banyak pengendara yang ditilang polisi gara-gara enggak punya SIM. Padahal penilangan itu tidak hanya berkaitan dengan SIM saja," terangnya.

Ada delapan prioritas pelanggaran yang menjadi fokus Satlantas Polresta Sidoarjo dalam Operasi Patuh Semeru 2019. Di antaranya, helm SNI, berkendara dengan menggunakan handphone, pengendara di bawah umur, melebih batas kecepatan, terpengaruh alkohol, melawan arus, tidak menggunakan safety belt, dan menggunakan lampu rotator/strobo.

"Ketika ditilang masalah SIM, itu hanya efek domino saja. Jadi, silakan disampaikan kepada masyarakat bahwa membuat SIM di Sidoarjo itu mudah," tandasnya.

Sementara, Ketua LSM Seven Gab Isdianto mengungkapkan bahwa dirinya sempat menerima aduan dari masyarakat bahwa membuat SIM sulit di Sidoarjo. Selain itu, ia juga melihat banyaknya antrean pengendara di Kejaksaan Negeri Sidoarjo untuk mengambil tilang.

"Saya rasa anggapan kami memang demikian, pengurusan SIM di Sidoarjo selama ini sulit. Tapi setelah mendengar penjelasan dari Kasat, ternyata juga tidak sulit. Hanya saja, kita butuh belajar dan benar-benar mematuhi agar bisa lolos ujian. Kita juga belum tahu proses di lapangan seperti apa," singkat Isdianto. (cat/rev) 

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Senin, 14 Oktober 2019 10:04 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Rayap, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesa (KBBI), mengandung dua arti. Pertama, rayap adalah serangga (seperti semut) berwarna putih tidak bersayap. Kedua, rayap berarti orang yang mengeruk kantong orang lain.Dalam berbagai ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...