Jumat, 18 Oktober 2019 16:47

9 Tahun Punya NIP, 5 Honorer di Jember ini Belum Diangkat PNS, 2 Kali Bupati Tak Temui Ombudsman

Rabu, 18 September 2019 14:59 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Indrawan
9 Tahun Punya NIP, 5 Honorer di Jember ini Belum Diangkat PNS, 2 Kali Bupati Tak Temui Ombudsman
Ilustrasi

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Meskipun selama 9 tahun sudah memegang Nomor Induk Pegawai (NIP) dari Badan Kepegawaian Nasional, 5 orang tenaga honorer di lingkungan Pemkab Jember ini, belum juga diangkat sebagai PNS secara resmi. Bahkan hingga 2 kali Ombudsman melakukan klarifikasi, namun tidak juga ditemui oleh Bupati Jember dr. Faida.

Komisioner Ombudsman Perwakilan Jawa Timur Muflihul Hadi melalui sambungan ponselnya menjelaskan, 5 orang tenaga honorer ini sudah sejak 2005 bekerja di Pemkab Jember. “Kemudian pada tahun 2009, kelimanya masuk nominasi CPNS,” kata Hadi saat dikonfirmasi, Rabu (18/9/2019) siang.

Bahkan BKN juga sudah mengeluarkan surat penetapan nomor induk pegawai untuk mereka. “Harusnya hal ini langsung ditindaklanjuti dengan SK Bupati, sehingga mereka sah untuk mendapatkan hak-haknya,” katanya.

Ombudsman pun berupaya menyelesaikan persoalan ini dengan melakukan klarifikasi langsung beberapa waktu lalu. “Tapi kami tidak ditemui oleh bupati, dan hanya diwakili asisten dan BKD. Di mana saat itu, BKD hanya menyampaikan bahwa berkas kelima orang ini ternyata hilang,” ungkapnya.

Oleh karena itu, pada 16 September lalu Ombudsman meminta klarifikasi ulang kepada bupati, dan diminta untuk tidak diwakilkan. “Tapi bupati tidak hadir tanpa konfirmasi. Sehingga harus diagendakan ulang waktunya,” ujarnya.

Persoalan semacam ini, menurut Hadi, terjadi di beberapa daerah di Jawa Timur. Namun semua bisa terselesaikan. “Karena ada kesediaan bupati untuk mengangkatnya, meski terlambat. Hanya Jember ini, kami belum bisa berkoordinasi lebih lanjut dengan BKN. Karena, ya bupati belum memberikan klarifikasi itu,” tegasnya.

Hadi berharap atas nama kemanusiaan, Bupati Jember berkenan mengeluarkan SK Pengangkatan untuk 5 orang ini. “Karena peluang kelima orang tenaga honorer ini menjadi ASN masih terbuka, sepanjang bupati sebagai pembina kepegawaian tertinggi di kabupaten bersedia mengeluarkan SK Pengangkatan,” pungkasnya. (jbr1/yud/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...