Rabu, 27 Mei 2020 15:33

9 Tahun Punya NIP, 5 Honorer di Jember ini Belum Diangkat PNS, 2 Kali Bupati Tak Temui Ombudsman

Rabu, 18 September 2019 14:59 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Indrawan
9 Tahun Punya NIP, 5 Honorer di Jember ini Belum Diangkat PNS, 2 Kali Bupati Tak Temui Ombudsman
Ilustrasi

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Meskipun selama 9 tahun sudah memegang Nomor Induk Pegawai (NIP) dari Badan Kepegawaian Nasional, 5 orang tenaga honorer di lingkungan Pemkab Jember ini, belum juga diangkat sebagai PNS secara resmi. Bahkan hingga 2 kali Ombudsman melakukan klarifikasi, namun tidak juga ditemui oleh Bupati Jember dr. Faida.

Komisioner Ombudsman Perwakilan Jawa Timur Muflihul Hadi melalui sambungan ponselnya menjelaskan, 5 orang tenaga honorer ini sudah sejak 2005 bekerja di Pemkab Jember. “Kemudian pada tahun 2009, kelimanya masuk nominasi CPNS,” kata Hadi saat dikonfirmasi, Rabu (18/9/2019) siang.

Bahkan BKN juga sudah mengeluarkan surat penetapan nomor induk pegawai untuk mereka. “Harusnya hal ini langsung ditindaklanjuti dengan SK Bupati, sehingga mereka sah untuk mendapatkan hak-haknya,” katanya.

Ombudsman pun berupaya menyelesaikan persoalan ini dengan melakukan klarifikasi langsung beberapa waktu lalu. “Tapi kami tidak ditemui oleh bupati, dan hanya diwakili asisten dan BKD. Di mana saat itu, BKD hanya menyampaikan bahwa berkas kelima orang ini ternyata hilang,” ungkapnya.

Oleh karena itu, pada 16 September lalu Ombudsman meminta klarifikasi ulang kepada bupati, dan diminta untuk tidak diwakilkan. “Tapi bupati tidak hadir tanpa konfirmasi. Sehingga harus diagendakan ulang waktunya,” ujarnya.

Persoalan semacam ini, menurut Hadi, terjadi di beberapa daerah di Jawa Timur. Namun semua bisa terselesaikan. “Karena ada kesediaan bupati untuk mengangkatnya, meski terlambat. Hanya Jember ini, kami belum bisa berkoordinasi lebih lanjut dengan BKN. Karena, ya bupati belum memberikan klarifikasi itu,” tegasnya.

Hadi berharap atas nama kemanusiaan, Bupati Jember berkenan mengeluarkan SK Pengangkatan untuk 5 orang ini. “Karena peluang kelima orang tenaga honorer ini menjadi ASN masih terbuka, sepanjang bupati sebagai pembina kepegawaian tertinggi di kabupaten bersedia mengeluarkan SK Pengangkatan,” pungkasnya. (jbr1/yud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...