Sabtu, 19 Oktober 2019 07:38

Anggun, Siswa SMAN 1 Pademawu yang Patah Tulang Ekor Karena Bercandaan Teman, Sudah Mulai Berjalan

Selasa, 17 September 2019 23:55 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Erri Sugianto
Anggun, Siswa SMAN 1 Pademawu yang Patah Tulang Ekor Karena Bercandaan Teman, Sudah Mulai Berjalan
Kepala SMAN 1 Pademawu Pamekasan Mohammad Taufiqurrachman saat mengunjungi Anggun di rumahnya, Dusun Duko, Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Anggun Juwita Sari (15), siswi kelas X IPA di SMAN 1 Pademawu Pamekasan yang mengalami patah tulang ekor, mulai menunjukkan perkembangan positif. Kondisi Anggun saat ini sudah berangsur membaik, dan mulai bisa berjalan, Selasa (17/09/19).

Diketahui, Anggun Juwita Sari mengalami patah tulang ekor akibat ulah usil teman sekelasnya yang menarik kursi tempat duduknya di dalam kelas. Akibat kejadian itu, sampai saat ini Anggun belum bisa masuk sekolah.

Menurut Kepala Sekolah SMAN 1 Pademawu Pamekasan, Mohammad Taufiqurrachman Amin, terkait permasalahan itu, kedua belah pihak keluarga sudah saling bertemu dan menyelesaikan secara kekeluargaan.

Bahkan Mohammad Taufiqurrachman juga menyebutkan jika semua biaya perawatan Anggun ditanggung oleh pihak sekolah. "Saat dibawa ke RSUD Slamet Martodidrjo, semua biaya kami tanggung, dan semua fasilitas kendaraan kami sediakan," ujarnya.

"Saya tidak menyangka kalau peristiwa itu akan menimpa sekolah ini," imbuhnya.

Untuk itu, Taufiqurrachman mengimbau dan mewanti-wanti kepada siswa agar tidak bercanda kelewat batas. "Memang yang narik kursinya itu bernama Roni, teman kelasnya sendiri," ungkapnya.

Pihak sekolah sendiri sempat terkejut kalau yang menarik bangku ternyata Roni. Padahal Roni di kelasnya dikenal sebagai anak pendiam. "Setahu saya Roni itu anak yang pendiam di kelasnya. Intinya permasalahan ini sudah selesai dan tidak ada apa-apa lagi," ucapnya.

Sementara di tempat terpisah, Rofi, Paman Anggun mengungkapkan jika keponakannya saat ini sudah bisa jalan. Namun setiap 10 hari sekali, Anggun harus melakukan kontrol di Puskesmas agar kesehatanya cepat pulih.

"Anggun sudah sembuh dan sudah bisa jalan. Dan pihak sekolah juga menanggung semua biaya perawatan Anggun," ujar Rofi.

Selain itu, Rofi juga mengaku permasalahan antara kedua belah pihak keluarga, baik dari keluarga Roni dan Anggun, sudah selesai secara kekeluargaan.

"Kejadian ini sebagai pelajaran bagi seluruh siswa. Kami berharap, kejadian seperti ini tidak terjadi lagi di Pamekasan. Dan kalau bercanda jangan sampai keterlaluan," pungkasnya. (err/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...