Selasa, 15 Oktober 2019 19:26

Mobil Pensiunan KAI Ditabrak Kereta Api, 2 Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Selasa, 17 September 2019 15:05 WIB
Editor: .
Wartawan: Yudi Indrawan
Mobil Pensiunan KAI Ditabrak Kereta Api, 2 Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Kondisi mobil korban usai ditabrak Kereta Api Mutiara Timur Siang di perlintasan tanpa palang pintu Dusun Gayam, Rambigundam, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Imam Sujono, seorang pensiunan PT. Kereta Api (KA) mengalami kecelakaan usai mobilnya ditabrak Kereta Api Mutiara Timur Siang di perlintasan tanpa palang pintu Dusun Gayam, Desa Rambigundam, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (17/9/2019) siang, sekitar pukul 12.30 WIB. Kakek berumur kurang lebih 66 tahun itu mengendarai mobil sedan Honda City warna hitam berpelat L 1022 EH melintas di perlintasan kereta api dari arah Utara ke Selatan.

Diketahui dalam kecelakaan tersebut, Imam bersama dengan istrinya masih beruntung bisa selamat. Namun, keduanya langsung dibawa ke RSD dr. Soebandi untuk mendapat perawatan medis.

"Kecelakaannya sekitar jam 1 kurang itu mas. Mobil sedan itu dari arah Utara mau ke Selatan. Tapi sampai di perlintasan, karena memang tidak ada pintunya, langsung ditabrak kereta itu," kata salah seorang warga sekitar Wahyudi Purnomo.

Perlintasan tanpa palang pintu itu sebenarnya diganti dengan alarm yang akan berbunyi jika ada kereta api yang akan lewat. "Tapi sudah lama alarmnya ini mati. Sudah berbulan-bulan. Jadi terjadi kecelakaan ini," ungkapnya.

Menurut Wahyudi, korban kecelakaan tersebut, adalah pensiunan PT. KAI. "Karena tadi ada kartu pensiunnya, namanya Imam kalau tidak salah. Warga Perum Gunung Batu. Di mobil itu bersama istrinya, dan luka istrinya kayaknya paling parah, karena banyak darahnya. Kalau Pak Imam masih tidak terlalu parah lukanya," ujar Wahyudi.

"Kedua korban langsung dibawa ke RS Patrang (RSUD dr. Soebandi) dengan diantar menggunakan mobil warga," sambungnya.

Senada dengan Wahyudi, warga lainnya Suhariyono juga membenarkan jika alarm perlintasan sudah lama mati. "Untuk kecelakaan itu (di perlintasan kereta tanpa palang pintu itu), beberapa kali terjadi, sudah kita sampaikan ke PJKA. Tapi belum ada respons. Sudah setahun sepertinya alarm itu tidak bunyi jika ada kereta lewat," ujarnya.

Untuk petugas jaga perlintasan, katanya, juga tidak ada. "Alarm mati, petugas perlintasan juga tidak ada. Mohon perhatian agar ada perbaikan. Karena jalan ini adalah jalan utama untuk menuju ke kawasan desa yang padat penduduk," tuturnya. (jbr1/yud)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Senin, 14 Oktober 2019 10:04 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Rayap, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesa (KBBI), mengandung dua arti. Pertama, rayap adalah serangga (seperti semut) berwarna putih tidak bersayap. Kedua, rayap berarti orang yang mengeruk kantong orang lain.Dalam berbagai ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...