Selasa, 25 Februari 2020 03:19

Mobil Pensiunan KAI Ditabrak Kereta Api, 2 Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Selasa, 17 September 2019 15:05 WIB
Editor: .
Wartawan: Yudi Indrawan
Mobil Pensiunan KAI Ditabrak Kereta Api, 2 Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Kondisi mobil korban usai ditabrak Kereta Api Mutiara Timur Siang di perlintasan tanpa palang pintu Dusun Gayam, Rambigundam, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Imam Sujono, seorang pensiunan PT. Kereta Api (KA) mengalami kecelakaan usai mobilnya ditabrak Kereta Api Mutiara Timur Siang di perlintasan tanpa palang pintu Dusun Gayam, Desa Rambigundam, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (17/9/2019) siang, sekitar pukul 12.30 WIB. Kakek berumur kurang lebih 66 tahun itu mengendarai mobil sedan Honda City warna hitam berpelat L 1022 EH melintas di perlintasan kereta api dari arah Utara ke Selatan.

Diketahui dalam kecelakaan tersebut, Imam bersama dengan istrinya masih beruntung bisa selamat. Namun, keduanya langsung dibawa ke RSD dr. Soebandi untuk mendapat perawatan medis.

"Kecelakaannya sekitar jam 1 kurang itu mas. Mobil sedan itu dari arah Utara mau ke Selatan. Tapi sampai di perlintasan, karena memang tidak ada pintunya, langsung ditabrak kereta itu," kata salah seorang warga sekitar Wahyudi Purnomo.

Perlintasan tanpa palang pintu itu sebenarnya diganti dengan alarm yang akan berbunyi jika ada kereta api yang akan lewat. "Tapi sudah lama alarmnya ini mati. Sudah berbulan-bulan. Jadi terjadi kecelakaan ini," ungkapnya.

Menurut Wahyudi, korban kecelakaan tersebut, adalah pensiunan PT. KAI. "Karena tadi ada kartu pensiunnya, namanya Imam kalau tidak salah. Warga Perum Gunung Batu. Di mobil itu bersama istrinya, dan luka istrinya kayaknya paling parah, karena banyak darahnya. Kalau Pak Imam masih tidak terlalu parah lukanya," ujar Wahyudi.

"Kedua korban langsung dibawa ke RS Patrang (RSUD dr. Soebandi) dengan diantar menggunakan mobil warga," sambungnya.

Senada dengan Wahyudi, warga lainnya Suhariyono juga membenarkan jika alarm perlintasan sudah lama mati. "Untuk kecelakaan itu (di perlintasan kereta tanpa palang pintu itu), beberapa kali terjadi, sudah kita sampaikan ke PJKA. Tapi belum ada respons. Sudah setahun sepertinya alarm itu tidak bunyi jika ada kereta lewat," ujarnya.

Untuk petugas jaga perlintasan, katanya, juga tidak ada. "Alarm mati, petugas perlintasan juga tidak ada. Mohon perhatian agar ada perbaikan. Karena jalan ini adalah jalan utama untuk menuju ke kawasan desa yang padat penduduk," tuturnya. (jbr1/yud)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 24 Februari 2020 14:06 WIB
Oleh : Firman Syah Ali*Pertama Kali saya berjumpa Habib Ahmad Bin Ismail Alaydrus pada tahun 2016 lalu di Majelis Ratib beliau di Kawasan Tapos Bogor. Waktu itu saya hadir Maulid Akbar diajak oleh kakak ipar beliau, Habib Usman Arsal Alhabsyi Jakarta...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...