Selasa, 15 Oktober 2019 19:25

Tinjau Kegiatan Seismik 3D, Bupati Tuban Minta PHE TEJ Libatkan Naker Lokal

Kamis, 12 September 2019 22:03 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Tinjau Kegiatan Seismik 3D, Bupati Tuban Minta PHE TEJ Libatkan Naker Lokal
Bupati Tuban Fathul Huda (dua dari kanan) saat mendapatkan penjelasan terkait fungsi truk vibro.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Bupati Tuban H Fathul Huda meninjau lokasi uji Seismik 3D yang dilakukan oleh Pertamina Hulu Energi Tuban East Java (PHE TEJ) di Desa Padasan, Kecamatan Kerek, Kamis (12/9).

Dalam kunjungannya, Bupati berkesempatan melihat langsung proses uji seismik dengan truk vibro yang digunakan untuk menghantarkan gelombang seismik. Gelombang itu disalurkan melalui kabel yang telah terpasang dan bisa dipantau melalui sistem yang ada di sebuah laboratorium.

Pada kesempatan itu, Bupati meminta masyarakat untuk terus mendukung kegiatan PHE TEJ dalam upaya mencari sumber cadangan minyak dan gas baru di Kabupaten Tuban. Mengingat, energi merupakan kebutuhan utama yang harus terpenuhi.

"Harapan kita semua, semoga survei ini bisa berhasil dan menemukan sumber migas baru di Tuban," ujar Bupati.

Bupati kelahiran Montong itu juga meminta agar perusahaan bisa menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat, khususnya warga sekitar. Ia meminta kegiatan itu juga melibatkan paing tidak sekitar 1.500 tenaga kerja lokal.

"Kondisi saat ini bukan waktu yang sibuk, para petani juga tidak sedang menggarap lahannya. Penyerapan tenaga kerja ini juga sangat membantu warga," tuturnya.

Sementara itu, Humas PHE TEJ Ulin Najah mengatakan, kunjungan Forkopimda ini juga terkait perhitungan kompensasi yang menjadi wewenang pemkab. Sehingga melalui kunjungan itu, diharapka pemkab mengetahui secara langsung dampak lingkungan yang ditimbulkan, baik dari lahan yang digunakan maupun tanaman yang terkena dampak.

"Dengan kunjungan ini supaya pemkab tahu secara detail kondisi di lapangan, karena pemberian kompensasi berada di bawah pengawasan pemerintah," kata Ulin.

Pihaknya juga memperlihatkan penggunaan truk vibro, supaya bisa dilihat dampak lingkungan yang ditimbulkan. "Getaran yang ditimbulkan oleh truk vibro tidak terlalu berbahaya, aman, dan sangat cocok dilakukan di kawasan pemukiman," pungkasnya. (gun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Senin, 14 Oktober 2019 10:04 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Rayap, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesa (KBBI), mengandung dua arti. Pertama, rayap adalah serangga (seperti semut) berwarna putih tidak bersayap. Kedua, rayap berarti orang yang mengeruk kantong orang lain.Dalam berbagai ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...