Selasa, 19 November 2019 02:03

Begini Cara Pemkot Surabaya Tumbuhkan Minat Baca Warga

Rabu, 11 September 2019 23:03 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
Begini Cara Pemkot Surabaya Tumbuhkan Minat Baca Warga
Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang ada di Taman Flora (Kebun Bibit).

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) terus berkomitmen meningkatkan kualitas literasi untuk menumbuhkan minat baca masyarakat Surabaya. Salah satunya dengan menambahkan jumlah Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang tersebar di Kota Surabaya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya, Musdiq Ali Suhudi mengatakan, berdasarkan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2019, Pemkot Surabaya menambah 66 TBM yang terletak di balai RW dan rusun se-Surabaya.

“Saat ini, total TBM yang ada 467, dan targetnya penambahan 66 TBM baru tersebut selesai di bulan Oktober 2019, ” kata Musdiq, Rabu (11/09/2019).

Ia menjelaskan, TBM dikembangkan di kantong-kantong pemukiman masyarakat bertujuan agar akses literasi lebih mudah dijangkau. Selain itu, masyarakat bisa mendapat akses literasi secara merata. “Sehingga dalam hal ini, masyarakat mempunyai alternatif sumber bacaan yang lebih bisa dipertanggungjawabkan dibanding menggunakan gadget,” jelasnya.

Menurutnya, 66 TBM tersebut juga akan diberikan fasilitas-fasilitas yang sama dengan sebelumnya. Bahkan, Musdiq memastikan, sudah menyiapkan strategi untuk membangun minat baca, khususnya pada anak-anak. “Kami siapkan beberapa pelatihan agar menarik minat baca semua masyarakat termasuk anak-anak,” terangnya.

Pelatihan itu, kata Musdiq, meliputi menulis, mendongeng, hingga bimbingan belajar (bimbel). Selain itu, ada juga latihan mewarnai, menggambar, dan membuat keterampilan yang berasal dari buku yang dibaca di TBM. "Permainan alat peraga edukatif juga sudah kami siapkan,” katanya.

Adapun jumlah penambahan TBM di 66 lokasi itu, tersebar di 31 kecamatan se-Surabaya. Di mana setiap kecamatan sebagian besar memiliki lebih dari satu TBM. salah satunya di Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo. "TBM di Kelurahan Sememi, terdapat di tiga RW. Namun semua warga selain dari RW itu juga boleh mengakses. Jadi tidak harus warga di RW tersebut saja,” ujarnya.

Musdiq berharap, selain sebagai tempat membaca dan meminjam buku, TBM juga diharapkan menjadi tempat masyarakat untuk belajar, melakukan interaksi sosial, dan menyalurkan bakatnya. “Kalau warga ada yang gemar mendongeng, nanti boleh mendongeng di sana, atau menulis hasil tulisannya bisa diletakkan di TBM itu,” imbuhnya.

Bahkan pihaknya memastikan bahwa ke depan, koleksi buku yang ada di TBM pemukiman warga akan terus ditambah. Terutama yang dapat menunjang pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), seperti buku-buku motivasi.

“Harapan kami TBM di wilayah pemukiman ini bisa menjadi tempat event literasi yang melibatkan masyarakat sekitar, misal menjadi tempat bimbingan belajar, belajar menari, menggambar dan lomba-lomba literasi lainnya,” pungkasnya. (ian/rev)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rum...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Senin, 18 November 2019 12:31 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*71. Yawma nad’uu kulla unaasin bi-imaamihim faman uutiya kitaabahu biyamiinihi faulaa-ika yaqrauuna kitaabahum walaa yuzhlamuuna fatiilaan.(Ingatlah), pada hari (ketika) Kami panggil setiap umat dengan pemimpi...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...