Para relawan Laskar Karomah foto bersama dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim serta Kepala Kantor Wilayah BPN Jatim Dr Asep Heri di kantor JKSN, Kamis (9/4/2026). Foto: MMA/bangsaonline
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, menegaskan bahwa masalah tanah sangat sensitif. Bahkan tanah sering menjadi sengketa.
“Satu tanah kadang ada dua sertifikat,” ujar Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amaantul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto dalam acara penandatangan kerjasama antara Kantor Wilayah Badan Pertanahan (BPN) Jawa Timur dengan Universitas KH Abdul Chalim, MA, di kantor JKSN Jalan Siwalankerto Utara Surabaya, Kamis (9/4/2026).
BACA JUGA:
Selain itu, tegas Kiai Asep, orang cenderung menggeser patok tanah secara tak sah agar lebih luas.
“Saya juga gak tahu. Kita perhatikan. Banyak orang yang menggeser patok tanahnya agar lebih luas,” uajr Kiai Asep dalam sambutannya.
Padahal, tegas Kiai Asep, Rasulullah SAW melarang keras mengambil tanah orang lain secara tak sah. Kiai Asep lalu mengutip Hadits:
مَنْ أَخَذَ شِبْرًا مِنَ الأَرْضِ ظُلْمًا، فَإِنَّهُ يُطَوَّقُهُ يَوْمَ القِيَامَةِ مِنْ سَبْعِ أَرَضِينَ
“Artinya, siapa saja yang mengambil sejengkal tanah secara zalim, maka pada hari kiamat akan dikalungkan kepadanya tujuh lapis bumi," ujar Kiai Asep mengutip Hadits yang diwiyatkan Imam Bukhari dan Imam Muslim.
Menurut Kiai Asep, jika Rasulullah sampai menyampaikan Hadits berarti kasus tanah itu memang sering terjadi.
“Karena itu kerjasama dengan BPN ini merupakan penyelamatan,” ujar kiai miliarder tapi dermawan itu.
Dalam acara itu hadir Gubernur Jawa Timur Kkhofifah Indar Parawansa. Pantauan BANGSAONLINE di lokasi juga hadir Rektor UAC Dr Mauhibur Rochman (Gus Mauhib), Direktur Pascarasarjana UAC, Dr Afif Zamroni (Gus Afif) dan perwakilan dari berbagai ormas, termasuk dari kalangan Kristen dan Katolik. Antara lain, Ketua PW Muslimat NU Jawa Timur Nyai Hj Masruroh Wahid dan Sekretaris PW Muslimat NU Jatim Nyai Hj Maryam.
Tokoh-tokoh senior Muslimat NU juga hadir, antara lain: Nyai Hj Mundjidah Wahab, Nyai Hj Nyai Hj Mutammimah Hasyim Muzadi, dan lainnya.
Hadir juga Prof Dr Zainuddin Maliki, mantan Rektor Universitas Muhammadiyah, Ibnu Mahmud Bilalludin, mantan anggota DPR RI dari PAN, Dr Achmad Rubaie, Ketua Harian DPW PAN Jatim, dan Mochammad Fachruddin, Wakil Ketua DPW PAN Jatim.

Kepala Kantor Wilayah BPN Jatim Dr Asep Heri dan Rektor UAC Dr Mauhibur Rochman saat melakukan penandatanganan kerjasama di Kantor JKSN Surabaya, Kamis (9/4/2026). Foto: bangsaonline.
Dalam acara itu Kepala Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur Dr Asep Heri menyerahkan ratusan sertifikat kepada sejumlah ormas dan yayasan serta perorangan.
“Hari ini kita juga menjadi saksi pernyerahan sertipikat wakaf yang jumlahnya sangat signifikan,” kata Asep Heri.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




