Selasa, 15 Oktober 2019 19:33

​Melawan Petugas, Perampok Bengis di Jember Ditembak Mati

Senin, 09 September 2019 19:04 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yudi Indrawan
​Melawan Petugas, Perampok Bengis di Jember Ditembak Mati
Ilustrasi. Foto: tempo.co

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Hotip (49) alias Tiger, seorang perampok kambuhan di wilayah Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, ditembak mati karena melawan dan melukai petugas saat akan diamankan. Akibat serangan pelaku, seorang polisi terluka. Tindakan tegas terukur itu terpaksa dilakukan, karena mengancam nyawa petugas.

Pelaku merupakan warga Dusun Kopang Kebun, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Pria ini juga dikenal sebagai perampok bengis, karena dalam melakukan aksinya tidak segan-segan melukai korbannya.

Aksi yang dilakukan tersangka, merampok warga dan masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel jendela menggunakan linggis. Sasaran barang yang dirampok adalah ponsel milik korbannya. Untuk TKP di wilayah Kecamatan Patrang, diketahui ada 9 lokasi.

"Pelaku juga residivis 5 kali, dengan kasus yang sama pencurian pemberatan. Juga pernah menjalani hukuman penjara di wilayah hukum Bondowoso, Banyuwangi, dan Jember," ujar Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo saat dikonfirmasi wartawan, Senin (9/9/2019).

Proses penangkapan tersangka, dilakukan pada Minggu malam (8/9/2019), sekitar pukul 21.00 WIB. Dengan cara menjebak tersangka yang akan melakukan aksi perampokannya. Selanjutnya petugas memergoki tersangka, dan bermaksud untuk mengamankan.

Namun tersangka harus meregang nyawa setelah terluka tembak pada bagian perut bagian bawah dan tembus ke belakang. "Tindak tegas terukur itu terpaksa dilakukan, karena saat ditangkap tersangka ini melukai anggota polisi dan mengalami luka di pipi, dan tersangka juga berusaha merampas senpi (senjata api) petugas," jelasnya.

"Tindakan untuk melumpuhkan tersangka itu terpaksa dilakukan, karena mengancam jiwa petugas. Kemudian saat digeledah, ditemukan pisau yang diselipkan di bagian punggung belakang tersangka," sambungnya.

Selanjutnya tersangka dirawat di RSD dr. Soebandi Jember. "Tapi karena kehabisan darah, tersangka meninggal dunia di rumah sakit saat mendapat perawatan," pungkasnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Patrang AKP Mahrobi Hasan menyampaikan, untuk selanjutnya polisi akan melakukan pengembangan kasus. "Kami meyakini tersangka ini tidak mungkin melakukan aksinya sendiri. Kami sudah kantongi identitas pelaku lainnya, saat ini sedang kami buru," katanya. (jbr1/yud/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Senin, 14 Oktober 2019 10:04 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Rayap, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesa (KBBI), mengandung dua arti. Pertama, rayap adalah serangga (seperti semut) berwarna putih tidak bersayap. Kedua, rayap berarti orang yang mengeruk kantong orang lain.Dalam berbagai ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...