Senin, 14 Oktober 2019 18:58

Seorang Kiai di Tuban Meninggal di Kamar Kos, Sempat Video Call Istri

Kamis, 05 September 2019 19:16 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Seorang Kiai di Tuban Meninggal di Kamar Kos, Sempat Video Call Istri
Petugas melakukan olah TKP di kamar kos korban.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Seorang kiai yang juga pekerja swasta ditemukan meninggal dunia di rumah kos Jalan Dondong, Perumahan Akbar Tuban, Kamis (5/9). Pendakwah tersebut diketahui bernama Nur Efendi (49) warga Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.

Kapolsek Kota Tuban Iptu Geng Wahono mengatakan, korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia oleh istrinya Tri Dwi Puji Astuti yang bertempat tinggal di Sambonggede, Kecamatan Merakurak.

Sebelum meninggal, korban sempat menghubungi istrinya melalui video call. Namun, setelah itu istrinya tidak lagi menerima kabar dari korban selama beberapa hari. Bahkan, panggilan telepon yang dilakukan juga tak mendapat jawaban dari korban.

"Karena curiga terjadi sesuatu, kemudian sang istri pergi ke kos yang digunakan tempat tinggal korban. Setelah sampai di kos, kamar masih terkunci dari dalam. Kemudian, istri korban berusaha melihat ke dalam kamar melalui ventilasi udara. Dari situlah istrinya tahu kalau korban sudah meninggal dunia," terang Geng Wahono.

Demi memastikan kondisi korban, pemilik kos dipanggil untuk membuka kamar. Namun, karena pintu tetap tidak bisa dibuka, akhirnya jendela kamar dibongkar secara paksa.

“Korban sekitar 3 bulan terakhir ini tinggal di rumah kos. Setiap harinya korban bekerja sebagai wiraswasta dan berprofesi sebagai seorang kiai,” beber Geng.

Ia menambahkan, berdasarkan pemeriksaan jasad korban dan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Hasil pemeriksaan medis, korban diduga meninggal dunia karena serangan jantung.

"Saat ini korban sudah diserahkan kepada keluarga duka untuk dimakamkan," pungkasnya. (gun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Senin, 14 Oktober 2019 10:04 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Rayap, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesa (KBBI), mengandung dua arti. Pertama, rayap adalah serangga (seperti semut) berwarna putih tidak bersayap. Kedua, rayap berarti orang yang mengeruk kantong orang lain.Dalam berbagai ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...