Senin, 12 April 2021 20:56

Pengalaman Pasien Berobat di RSUD Syamrabu, Pakai BPJS Diminta Pulang, Pakai Umum Langsung Masuk

Senin, 02 September 2019 13:51 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Fauzi
Pengalaman Pasien Berobat di RSUD Syamrabu, Pakai BPJS Diminta Pulang, Pakai Umum Langsung Masuk
Kondisi Kadin saat menjalani perawatan di ruangan Kartini RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu, Senin (02/09/2019).

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Kadin (49), warga Klampis Timur Kecamatan Klampis Bangkalan mengalami pengalaman aneh saat hendak menjalani perawatan di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu). Pasalnya, keterangan hasil pemeriksaan berbeda antara saat menggunakan BPJS dan pasien umum.

Hal ini sebagaimana diceritakan oleh Nurul, keponakan dari Kadin, Senin (2/9). Berawal saat Kadin mengalami demam hingga keluarga memutuskan membawanya ke Puskesmas Klampis. Selama di Puskesmas Klampis, Kadin menjalani rawat jalan.

"Namun karena tidak ada perkembangan, oleh Puskesmas (Klampis, Red) disarankan untuk dirawat di Rumah Sakit Umum Bangkalan," kata Nurul kepada BANGSAONLINE.com.

Kadin pun akhirnya dibawa ke RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) pada Ahad (1/9) dini hari sekira  pukul 04.00 WIB. Begitu tiba, Kadin langsung diperiksa di Istalasi Gawat Darurat (IGD). Namun, hasil pemeriksaan di IGD, pasien dianggap tidak memiliki penyakit yang serius sehingga disarankan untuk rawat jalan.

BACA JUGA : 

Mulai 1 April Berobat Cukup Tunjukkan KTP, Berlaku di 42 RS, 63 Puskesmas, dan 8 Klinik Utama

Subsidi BPJS Kesehatan untuk Aparatur Desa di Pasuruan Capai Rp 6,8 M

Gus Ipul Ingin Masyarakat Kota Pasuruan Dapat Kemudahan Layanan Kesehatan: Cukup Bawa KTP

Kepala DPMD Pasuruan: Tunggakan Pembayaran BPJS Kesehatan Segera Dibayar

Kadin pun akhirnya dibawa ke RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) pada Ahad (1/9) dini hari sekira  pukul 04.00 WIB. Begitu tiba, Kadin langsung diperiksa di Istalasi Gawat Darurat (IGD). Namun, hasil pemeriksaan di IGD, pasien dianggap tidak memiliki penyakit yang serius sehingga disarankan untuk rawat jalan.

"Ini aneh, tidak mungkin paman saya (Kadin) tidak ada penyakit. Oleh pihak Puskesmas Klampis saja disarankan ke RSUD. Apalagi kondisi badannya panasnya naik turun, bahkan awal masuk panasnya 39 celcius setelah dicek oleh perawat puskesmas yang kebetulan ikut mengantar ke Rumah Sakit," ujar Nurul.

"Saya juga sarjana, tidak bodoh-bodah amat tentang kesehatan, apalagi terkait kondisi paman saya. Saya yang membantu sejak periksa ke dokter kampung sampai ke puskesmas," cetusnya.

Menurut Nurul, keanehan itu berlanjut saat ia mencoba mendaftarkan pamannya sebagai pasien umum, alias tidak menggunakan BPJS. "Setelah mencoba tidak mengunakan BPJS (rawat inap), baru direspons agresif oleh yang jaga IGD saat itu. Saat itu juga dikonfirmasi ke dokternya oleh yang jaganya, pasien disuruh langsung masuk ke ruangan Kartini," ucap Nurul. 

Hal ini membuat Nurul penasaran. "Kenapa saat menggunakan BPJS tidak ada tindakan cepat seperti pasien umum? Apa karena mengunakan kartu BPJS? Memang sebelumnya oleh perawat dari puskesmas disarankan untuk mengunakan umum saja agar dapat di terima," pungkasnya kepada bangsaonline.com.

Sementara itu, pihak RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini. BANGSAONLINE.com mencoba mendatangi kantor RSUD Syamrabu untuk menemui Direktur dan Wakil Direkturnya. Namun, yang bersangkutan tidak bisa ditemui karena sedang rapat.

Sementara saat dihubungi via telepon, Wakil Direktur dr. Fahad Suryingrat berjanji akan mencari tahu terkait hal yang dialami pasien atas nama Kadin tersebut. "Saya tanya dulu, karena sedang rapat," kata Fahad Suryaningrat. (uzi/rev)

5 Kios Pasar Ranggeh Pasuruan Rusak Tertimpa Pohon
Sabtu, 10 April 2021 02:59 WIB
Pasuruan, BANGSAONLINE.com - Sebuah Pohon Trembesi roboh menimpa Pasar Ranggeh di Desa Karangsentul Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.Akibatnya, 8 kios milik pedagang rusakDelapan kios milik pedagang yang rusak itu terdiri dari toko kelontong, pertanian...
Minggu, 11 April 2021 18:27 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mulai Sabtu (10/4) kemarin melakukan uji coba pembukaan tempat wisata andalan Kabupaten Kediri. Di antaranya Wisata Besuki Irenggolo yang te...
Senin, 12 April 2021 09:01 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Eat Just –perusahaan San Francisco - di Singapura memproduksi “ayam buatan”. Dibuat dari biji sel ayam beneran. Hanya dalam 14 hari sudah jadi “daging ayam”. Siap santap. Padahal untuk memelihara ayam seca...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Jumat, 09 April 2021 09:59 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...