Autopsi Ungkap Tewasnya Ibu dan Anak di Jombang

Autopsi Ungkap Tewasnya Ibu dan Anak di Jombang Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, saat memberi keterangan ke awak media.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Misteri kematian ibu dan anak yang jasadnya ditemukan di bekas Asrama Polri (Aspol) Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, mulai terungkap.

Berdasarkan hasil autopsi sementara, tim forensik menyatakan kedua korban tewas akibat menghirup asap dan paparan zat kimia keras.

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, menjelaskan korban diduga kuat meninggal di lokasi kejadian.

“Dari hasil pemeriksaan fisik korban mati lemas akibat menghirup asap (inhalasi). Terdapat luka bakar pada area kulit dan tidak ditemukan adanya bekas penganiayaan, baik dari senjata tajam maupun benda tumpul,” paparnya, Kamis (26/2/2026).

Tim medis memperkirakan korban meninggal dalam rentang waktu 2-5 hari sebelum ditemukan. Luka bakar yang dialami terjadi saat korban masih hidup.

Salah satu temuan penting adalah efek paparan zat kimia 'basah kuat' pada tubuh korban.

“Pada anak ditemukan luka melepuh di bagian pipi sedangkan pada ibunya ditemukan kerusakan serius mulai dari tenggorokan hingga organ dalam akibat interaksi zat kimia tersebut,” kata Dimas.

Di lokasi, polisi mengamankan botol cairan pembersih lantai merek Porstex, korek api, dan kunci sepeda motor. Namun, kepolisian belum memastikan apakah cairan tersebut menjadi penyebab luka internal.

“Secara medis teridentifikasi sebagai zat kimia basah kuat. Namun, untuk memastikan apakah itu berasal dari cairan pembersih yang ditemukan di TKP, kami harus menunggu hasil uji laboratorium forensik,” ucap Dimas.

Saat ini, penyidik fokus memeriksa saksi-saksi, menganalisis rekaman CCTV, serta menunggu hasil uji laboratorium. Kedua jenazah telah diserahkan kepada keluarga dan dimakamkan.

Sebelumnya, warga digegerkan dengan temuan dua jasad perempuan hangus terbakar di bekas asrama polisi Desa Rejoagung, Rabu (25/2/2026). (aan/mar)