Bupati Fadeli didampingi Deddi Nordiawan Direktur Keuangan PayTren saat mencoba transaksi menggunakan LA Pay.
Fadeli mengungkapkan bahwa aplikasi LA Pay ini tidak hanya bisa dilakukan di Lamongan saja, tetapi juga di seluruh Indonesia. Karena LA Pay adalah bagian dari PayTren yang sudah diakui secara nasional.
Sementara Deddi Nordiawan Direktur Keuangan PayTren mengungkapkan bahwa PayTren hadir sebagai karya 100 persen anak bangsa dan kini hadir di Lamongan bersama melahirkan LA Pay.
“Jadi Kabupaten Lamongan adalah yang pertama memiliki alat pembayaran digital sendiri di Indonesia,” ungkap Deddi Nordiawan
Deddi Nordiawan juga menjelaskan berbagai keistimewaan dari LA Pay. Di antaranya LA Pay memberikan fasilitas teknologi yang bisa digunakan oleh masyarakat Lamongan untuk bertansaksi baik di Lamongan maupun di luar Lamongan.
Keistimawaan lainnya, yakni LA Pay memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lamongan. Namun, dia juga mengakui bahwa memang butuh sosialisasi yang kuat untuk merubah kebiasaan masyarakat menggunakan aplikasi pembayaran tersebut.
Meski demikian, ia optimis dengan kemudahan-kemudahan yang ditawarkan, Kabupaten Lamongan akan menjadi kota digital pertama di Indonesia. (qom/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




