Minggu, 22 September 2019 18:01

Jadi Tempat Swafoto para ABG, Begini Asal Usul Nama Taman Bojo Ketikung

Sabtu, 31 Agustus 2019 01:34 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Zainal Abidin
Jadi Tempat Swafoto para ABG, Begini Asal Usul Nama Taman Bojo Ketikung
Salah satu pengunjung sedang menikmati pemandangan Sungai Bengawan Solo di Taman Bojo Ketikung. foto: ZAINAL ABIDIN/ BANGSAONLINE

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tempat wisata di Kabupaten Ngawi kembali bertambah dengan adanya "Taman Bojo Ketikung" di Dusun Pramesan, Desa Ngale, Kecamatan Paron.

Wisata yang dikelola Pemerintahan Desa (Pemdes) Ngale tersebut ramai digunakan para muda mudi untuk berswafoto, utamanya saat sore. Mereka dapat menikmat pemandangan yang masih alami karena letak Taman Bojo Ketikung ada di pinggir sungai Bengawan Solo.

Panorama di saat menjelang terbenamnya sang mentari menambah eksotis tempat wisata tersebut.

Sebelumnya, taman tersebut hanya jadi tempat nongkrong para muda mudi dari sekitar Desa Ngale. Kemudian, Kepala Desa Ngale Yan Teguh Wibowo berinisiatif untuk mengembangkan dan mengelola taman itu secara profesional. Apalagi setelah Taman Bojo Ketikung menjadi viral oleh unggahan foto-foto para ABG di medsos.

"Berawal dari tempat nongkrong saat sore para muda mudi, dan semakin hari semakin ramai," jelas Yan Teguh Wibowo saat ditemui BANGSAONLINE.com.

Sedangkan nama Bojo Ketikung diambil dari tempat tersebut yang memang berada di tikungan jalan desa serta tikungan sungai Bengawan Solo.

Yan Teguh berharap Taman Bojo Ketikung ke depannya dapat menambah penghasilan asli desa (PAD). Sementara untuk saat ini, para pengunjung hanya dibebani tiket masuk dua ribu rupiah dan parkir kendaraan seribu rupiah. Jadi hanya dengan merogoh kocek tiga ribu rupiah, pengunjung sudah dapat menikmati suasana alami di Taman Bojo Ketikung.

Pengunjung yang hobi memancing juga bisa mencari spot di sini, karena memang letaknya ada di samping sungai Bengawan Solo. 

"Sementara ini hanya dibebani biaya kebersihan dan perawatan. Mungkin kalau infrastruktur sudah menunjang akan kita naikkan tiket masuknya," terang Yan Teguh. (nal/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Minggu, 22 September 2019 14:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag63. Qaala idzhab faman tabi’aka minhum fa-inna jahannama jazaaukum jazaa-an mawfuuraanDia (Allah) berfirman, “Pergilah, tetapi barang siapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sungguh, neraka Jahanamla...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...