Sabtu, 05 Desember 2020 06:09

Eksistensinya Dipertanyakan, Livi Zheng Masih Diapresiasi Pemkab Blitar

Kamis, 29 Agustus 2019 19:14 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Akina Nur Alana
Eksistensinya Dipertanyakan, Livi Zheng Masih Diapresiasi Pemkab Blitar
Kepala Disparbudpora Kabupaten Blitar Suhendro Winarso.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Nama Livi Zheng, seorang sutradara muda asal Blitar kembali ramai diperbincangkan. Namun kali ini bukan karena prestasinya, melainkan eksistensinya di dunia perfilman yang mulai dipertanyakan.

Salah satu film yang pernah digarap sutradara yang dikenal sebagai sineas Holywood itu berjudul "Blitar". Film ini menceritakan tentang "Triangle Diamond" atau tiga sudut pandang potensi pariwisata di Kabupaten Blitar, yang terdiri dari Pantai Serang, Perkebunan Teh Sirah Kencong, dan Candi Penataran.

Kabarnya, premier film ini juga sempat ditayangkan di Los Angeles, Amerika Serikat, 2018 lalu. Saat itu Bupati Blitar Rijanto datang langsung ke Los Angeles membawa serta 13 seniman untuk pentas dalam premier film tersebut.

Namun, belakangan seiring dengan namanya yang kembali menjadi perbincangan dan trending di media sosial, ada tidaknya film karya Livi Zheng tentang Blitar itu dipertanyakan.

"Film itu pengertianya banyak. 'Blitar' itu juga sebuah film, tapi jenisnya film pendek. Nah yang dibuat Livi itu ya memang seperti itu. Yang dimunculkan potensi Kabupaten Blitar bukan film lakon," ungkap Kepala Disparbudpora Kabupaten Blitar Suhendro Winarso, saat dikonfirmasi pada Kamis (29/8/2019).

Dengan ramainya pemberitaan media yang mempertanyakan eksistensi Livi Zheng di dunia perfilman, sebagai Kepala Disporbudpora Suhendro Winarso bahkan mengaku masih mengapresiasi Livi. Alasannya, Livi telah ikut mempromosikan potensi Kabupaten Blitar melalui film.

"Sampai saat ini kami masih mengapresiasi. Karena berkat karyanya orang jadi tahu di belahan bumi ini ada daerah yang namanya Blitar," tegas Hendro.

Namun, pihaknya membantah film "Blitar" digarap berdasarkan kerja sama antara Pemkab Blitar dan Livi Zheng yang menggunakan APBD Kabupaten Blitar. Dia telah mengecek kerja sama Disporbudpora pada tahun 2017. Tahun pembuatan film "Blitar". Namun tidak menemukan kerja sama antara Pemkab Blitar dengan Livi Zheng.

"Sudah saya cek. Itu inisiasinya Livi melihat potensi yang ada di Blitar. Tapi bukan kerja sama dengan Pemkab Blitar. Apalagi ada penyertaan APBD. Kalau kerja sama kan pasti ada hitam di atas putih. Nah itu sudah saya cek tidak ada," pungkasnya. (ina/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Kamis, 03 Desember 2020 15:46 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...