Jumat, 07 Mei 2021 23:02

Meninggal, Jenazah Pengungsi Syiah Asal Sampang Ditolak Warga Saat Hendak Dimakamkan

Kamis, 15 Agustus 2019 20:10 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Meninggal, Jenazah Pengungsi Syiah Asal Sampang Ditolak Warga Saat Hendak Dimakamkan
Ilustrasi.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Satu pengungsi Syiah asal Sampang yang tinggal di Rusunawa Puspa Agro, Desa Jemundo, Kecamatan Taman, meninggal dunia. Namun, jenazahnya ditolak warga saat hendak dimakamkan di kampung halaman.

Ia adalah Marto (57), warga asal Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang.

Dari informasi yang dihimpun, korban dikabarkan meninggal dunia saat mendapatkan perawatan di RSUD Dr Soetomo, Surabaya.

“Sekitar pukul 05.20 korban dikabarkan meninggal,” terang Kapolsek Taman AKP Himawan Setiawan, Kamis (15/8).

BACA JUGA : 

Ancam Bunuh Mahfud MD, Kini Mastur Minta Maaf dan Mohon Diselesaikan di Luar Hukum

​Hadiri Sertijab Wali Kota, Gubernur Khofifah Menginisiasi Sister City Surabaya-Sampang

​Saling Sindir, Takut Bentrok, Ketua PCNU Sampang Minta Penganut Syiah yang Balik ke Aswaja Dipisah

Gubernur Khofifah Kunjungi Keluarga Korban Hanyut Terbawa Arus Sungai di Sampang

Usai mendapat kabar tersebut, pihak keluarga langsung menghubungi pihak kampung halaman korban untuk dilakukan pemakaman. Sayangnya warga setempat tidak menyetujui pemakaman tersebut.

“Kita sudah lakukan komunikasi dengan Pemerintah Daerah Sampang, dan warga tidak mau korban dimakamkan di Sampang,” imbuh mantan Kasatlantas Polres Magetan itu.

Himawan juga menyebutkan, pihaknya langsung membantu berkoordinasi dengan Pemerintah Sidoarjo. Rencananya, jenazah korban akan dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Delta Praloyo di Jalan Lingkar Timur, Sidoarjo.

“Makam sudah digali, pemakaman akan dilaksanakan hari ini (kemarin, red),” sambungnya.

Himawan berharap, kasus ini tidak menjadi sengketa berkelanjutan. Dengan solusi yang sudah diambil, diharapkan seluruh pihak baik korban dan warga Sampang khususnya, dapat menjaga kondusivitas.

Sementara itu, Himawan juga menyebut jika dari keterangan keluarga, korban memiliki riwayat sakit komplikasi dan diabetes. (cat/rev)

Suami Takut Istri
Kamis, 06 Mei 2021 18:19 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dalam seminar bertema gender, Gus Dur ditanya seorang peserta. Pertanyaannya sangat sensitif dan pribadi. “Gus, katanya beberapa kiai juga takut pada istri. Apa Gus Dur juga takut pada istri?,” tanya orang itu....
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Jumat, 07 Mei 2021 06:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wartawan kondang Dahlan Iskan mencatat dua waswas setelah pengumuman pertumbuhan ekonomi triwulan pertama 2021 ternyata minus hampir 1 persen.Apa saja? Silakan baca tulisan wartawan kawakan itu di HARIAN BANGSA dan BANGSA...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 07 Mei 2021 10:42 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...