Alun-alun Trunojoyo Sampang
SAMPANG,BANGSAONLINE.com - Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Sampang sepanjang 2025 tercatat mencapai 494 kejadian.
Data tersebut dirilis Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Kabupaten Sampang.
BACA JUGA:
- Diskopimdag Sebut Konflik Timur Tengah Belum Pengaruhi Harga Pangan di Sampang
- Bukan karena Konflik Timteng, Pemkab Sampang Sebut Stok LPG Dipengaruhi Permintaan Tinggi
- Konflik Timur Tengah Masih Panas, Disnaker Sampang Sebut Pengiriman Pekerja Migran Tetap Berjalan
- Diskominfo dan Dinsos Sampang Kolaborasi Siapkan Sosialisasi Larangan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes-KB Sampang, Samsul Hidayat, menyebutkan sebaran kasus DBD paling banyak terjadi di wilayah perkotaan, khususnya Kecamatan Sampang.
"Kelurahan Kemuning dan Banyuanyar mencatat angka kasus tertinggi. Wilayah Tambaan Barat dan Pengarengan menyusul berikutnya," tuturnya, Senin (12/1/2026).
Meski begitu, Samsul mengungkapkan masih terdapat wilayah yang relatif aman dari kasus DBD selama 2025.
"Wilayah tersebut adalah Jrengik dan Mandangin," pungkasnya. (van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




