Hepatitis A Lewat, Pacitan Aman Dikunjungi

Hepatitis A Lewat, Pacitan Aman Dikunjungi Kegiatan deklarasi dari sejumlah lembaga di Pacitan.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten saat ini sudah aman dikunjungi. Soal paparan A sejauh ini sudah terkendali. Bahkan ribuan pasien yang positif terjangkiti penyakit yang menyerang fungsi hati tersebut, dinyatakan sembuh. Karena itu, semua pihak diharapkan bisa memberikan pemahaman ke masyarakat luas kalau penyakit A itu merupakan penyakit ringan dan dapat dengan mudah disembuhkan.

Pernyataan tersebut disampaikan Danur Suprapto, Panitia Penyelenggara "Deklarasi Antar Lintas Lembaga Ditangani, Menuju Zero . ( Sudah Aman Dikunjungi, Ayo Berkunjung Ke )," Sabtu (10/8).

"KLB A sudah lewat, sehingga aman dikunjungi," ujar Danur.

Hal senada juga disampaikan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten , Agus Subianto. Menurut Agus yang juga menjabat sebagai Kepala Puskesmas Kebonagung tersebut, serangan A merupakan siklus lima tahunan.

"Lima tahun sebelumnya, juga pernah terjadi di Ngadirojo," kata Agus di kesempatan yang sama.

Agus menegaskan, A memang penyakit ringan, namun penularannya sangat cepat. Jalurnya hanya satu, yakni lewat mulut, masuk ke mulut dan keluar lewat dubur. Hanya saja masalahnya, yang keluar dari dubur ini yang tidak disadari.

Lebih lanjut Agus menerangkan, belum ada obat yang bisa menyembuhkan penyakit A. Upaya yang bisa dilakukan hanyalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh si penderita.

"Tapi saya tegaskan, kalau penderita A bisa sembuh total. Dan secara alam mereka justru akan mendapatkan kekebalan sepanjang hidupnya," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Pelaksana BPBD Didik Alih Wibowo mengajak masyarakat untuk bisa bangkit dari masalah serangan A tersebut.

"Pada dasarnya orang itu tangguh, karena itu ayo kita segera bangkit dan menciptakan terbebas dari klaim serangan A," ajaknya.

Sementara itu pada kegiatan tersebut juga dihadirkan salah seorang warga dari Kecamatan Sudimoro yang pernah terpapar A lalu sembuh. Dia adalah Sofyan Hadi, salah seorang mahasiswa di STKIP PGRI . Menurut Sofyan, ia dan keluarganya memang sempat terpapar virus A.

"Tapi kami sekeluarga saat ini sembuh total. Bahkan hingga hari ini tidak satu pun pasien A yang masih menjalani rawat inap di Puskesmas. Semua sudah sembuh," tuturnya.

Selain menghadirkan sejumlah dokter, acara yang dihelat di sebuah "RESTORAN" tersebut juga mengundang puluhan lembaga. Baik dari kalangan jurnalis maupun praktisi hukum dan LSM. Selain itu mereka juga membubuhkan tandatangan di spanduk besar sebagai pertanggungjawaban mereka kalau di ini memang sudah terbebas dari A dan aman dikunjungi. (yun/ns)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO