Senin, 01 Juni 2020 08:40

Syarat Bagi Calon Perseorangan Makin Berat, KPU akan Lakukan Verifikasi Faktual Sistem Sensus

Kamis, 08 Agustus 2019 14:33 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Syarat Bagi Calon Perseorangan Makin Berat, KPU akan Lakukan Verifikasi Faktual Sistem Sensus
Ketua KPU Pacitan, Sulis Setyorini. foto: YUNIARDI SUTONDO/ BANGSAONLINE

PACITAN, BANGSAONLINE.com - KPU Pacitan akan melakukan sistem sensus saat verifikasi faktual bagi calon perseorangan di pemilihan bupati dan wakil bupati Pacitan 2020 mendatang. "Kalau dulu kita lakukan dengan sampling, namun di pemilihan bupati mendatang verifikasi faktual terhadap syarat dukungan calon perseorangan akan dilaksanakan dengan sistem sensus," kata Ketua KPU Pacitan Sulis Setyorini, Kamis (8/8).

Selain adanya perubahan sistem verifikasi faktual dari sampling ke sensus, Sulis juga menyampaikan cara pelengkapan, seandainya ada kekurangan syarat minimal dukungan. Pada tahap perbaikan, calon harus melengkapi dua kali dari kekurangan syarat dukungan awal yang telah disampaikan ke KPU.

"Misalnya syarat minimal dukungan sebanyak 41 ribu. Kemudian setelah disensus hanya ditemukan 20 ribu yang valid. Sehingga pada tahap perbaikan, calon harus melengkapi dua kali kekurangan, yakni sebanyak 42 ribu dukungan. Berat memang syarat yang harus dipenuhi bagi calon perseorangan nantinya," jelas komisioner KPU dua periode ini pada pewarta.

Menurut komisioner KPU yang akrab disapa Rini ini, Pacitan masuk pada kategori jumlah DPT antara 250 ribu hingga 500 ribu, sehingga syarat dukungan minimal bagi calon perseorangan ditetapkan sebanyak 8,5 persen dari jumlah DPT. "Jumlah DPT Pacitan pada Pileg dan Pilpres lalu sebanyak 471.061," bebernya.

Lebih lanjut mantan dosen sebuah perguruan tinggi swasta di Surabaya ini mengungkapkan, syarat dukungan harus diserahkan ke KPU pada Desember mendatang. Setelah KPU melakukan verifikasi kelengkapan administrasi, utamanya syarat minimal dukungan, selanjutnya berkas akan diserahkan ke PPS melalui PPK guna dilaksanakan verifikasi faktual.

"Setelah itu PPS membuat rekapitulasi untuk disampaikan ke PPK. Selanjutnya PPK juga membuat rekapitulasi sebelum disampaikan ke KPU," tuturnya.

Untuk ketentuan syarat minimal dukungan dan mekanisme verifikasi, tambah Rini, masih menunggu terbitnya PKPU sebagai petunjuk teknis pelaksanaan Perundang-Undangan di atasnya. (yun/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...