Senin, 14 Oktober 2019 18:55

Satu Masih Buron, Begini Kronologi Percobaan Pembunuhan di Waru Sidoarjo

Senin, 05 Agustus 2019 20:40 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
Satu Masih Buron, Begini Kronologi Percobaan Pembunuhan di Waru Sidoarjo
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho saat menunjukkan barang bukti kepada awak media.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tersangka percobaan pembunuhan di Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru sudah mendekam di balik jeruji penjara. Ia adalah Sahit (33), yang juga warga Desa Kedungrejo, RT 26/RW 6, Kecamatan Waru. Sahit mengaku emosi melihat korban yang tak lain istri dari pamannya, selingkuh.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho saat rilis pers, Senin (5/8), menceritakan aksi percobaan pembunuhan itu dilakukan dua orang, yaitu Sahit yang sudah tertangkap dan Kandar yang masih dalam pencarian. 

Dari penyelidikan yang dilakukan, saat kejadian itu Sahit dan rekannya mendatangi rumah korban (Nur Aeni) untuk mencari Lukman. Lukman adalah suami Nur Aeni. "Sahit ini keponakan dari Lukman (suami Nur Aeni)," terang Zain.

Namun saat tiba di rumah itu, ia melihat Nur Aeni sedang berduaan di dalam kamar dengan pria lain. Ia pun emosi dan melakukan penyerangan kepada kedua korban. "Sahit yang paling sadis, ia membacok kedua korban. Sementara Kandar hanya melukai satu pelaku," tambahnya.

Kendati demikian, Zain masih belum bisa menyimpulkan apakah adanya motif pembunuhan berencana dalam kejadian itu. "Masih kita selidiki. Termasuk keterlibatan Lukman," pungkasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, aksi percobaan pembunuhan itu terjadi di Dusun Balongapuh, Desa Kedungrejo RT 26/RW 06, Kecamatan Waru, Senin (29/7) lalu sekitar pukul 16.00 WIB. Kedua korban ditemukan bersimbah darah di rumah yang berada di Jalan Brigjen Katamso III itu.

Keduanya adalah Nur Aeni (24), pemilik rumah dan M. Rofii (31), warga Desa Tambak Cemandi, Kecamatan Sedati. Tak berselang lama, polisi tiba di lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban.

Keduanya dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim dalam waktu yang tidak bersamaan. Nur Aeni dilarikan terlebih dahulu menggunakan mobil pikap. Sementara M. Rofii diangkut menggunakan mobil ambulance RS Polda Jatim. M. Rofii juga sempat dimasukkan kantong jenazah karena diduga meninggal dunia. (cat/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Senin, 14 Oktober 2019 10:04 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Rayap, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesa (KBBI), mengandung dua arti. Pertama, rayap adalah serangga (seperti semut) berwarna putih tidak bersayap. Kedua, rayap berarti orang yang mengeruk kantong orang lain.Dalam berbagai ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...