Selasa, 17 September 2019 12:25

Konfercab PCNU Jember 'Diselipi' Bahasan Pilkada 2020

Minggu, 28 Juli 2019 21:54 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yudi Indrawan
Konfercab PCNU Jember

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Kegiatan Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama (NU) Jember digelar di Universitas Islam Jember (UIJ), Minggu (28/7/2019). Namun, agenda 4 tahun sekali untuk memilih pengurus NU setempat itu diduga diselipi bahasan mengenai Pilkada tahun 2020 mendatang.

Hal ini tampak saat Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim memberi sambutan. Ia menyebut nama Syaiful Bahri Ansori (SBA) anggota DPR RI terpilih dari Dapil Jember - Lumajang, agar maju dalam Pilkada 2020 di Kota Tembakau ini.

Dikonfirmasi sejumlah wartawan di sela kegiatan forum tersebut, Syaiful Bahri menolak dengan halus petunjuk tersebut. "Yang penting kader NU maju. Jangan takut kalah, harus maju terus. Ada Ayub Junaidi, Hafidi, dan Prof. Babun Suharto yang saya nilai memenuhi kualifikasi," kata ia saat diwawancara.

Dalam kesempatan itu, Syaiful juga menyampaikan kritik kepada Bupati dan Wakil Bupati Jember saat ini, Faida dan Muqit Arief. Menurut Syaiful, keduanya selama menjabat tidak membuat program yang pro nahdliyin. "Keluhan guru-guru ngaji, contohnya," kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua Sarbumusi Nasional ini.

Sejak Faida menjabat pada 2016, katanya, guru ngaji yang jumlahnya semula tercatat 27 ribu orang, dipangkas menjadi sekitar 16 ribu orang. Padahal dalam satu dasawarsa sebelumnya, Pemkab Jember memberikan honor kepada guru ngaji. 

"Keberadaan Muqit Arief sekalipun, tidak merepresentasikan NU di Pemkab Jember. Tidak ada kontribusi," tukasnya.

Sementara itu, menurut Ketua Panita Konferensi Cabang NU Jember Rasyid Zakaria, kegiatan forum tersebut adalah agenda untuk memilih pengurus cabang NU Jember baru. Ia menolak jika agenda konfercab kali ini diselipi politik. "Jika disebut agenda utamanya membahas politik, hanya kembangan saja," katanya.

"Konferensi cabang sejatinya ditujukan untuk memilih Ketua Tanfidziyah. Kalaupun ada sambutan yang berisi politik itu biasa saja," kata pria yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember ini.

Sedangkan saat akan dikonfirmasi, Bupati Jember Faida yang tampak menghadiri forum konferensi tersebut, enggan untuk diwawancarai. Usai memberikan pidato sambutan selama kurang lebih 5 menit dan mengatakan butuh sinergi dengan NU, bupati wanita pertama di Jember itu bergegas pergi.

"Ibu mau mengejar pesawat untuk berangkat ke Jakarta mas," kata salah seorang protokol Humas Pemkab Jember yang enggan disebutkan namanya. (jbr1/yud/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...