Selasa, 20 Agustus 2019 13:14

Cegah Kerusakan Akibat Tsunami, Puluhan Siswa Siswi MTsN 1 Trenggalek Tanam Ribuan Mangrove

Senin, 22 Juli 2019 15:30 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Herman Subagyo
Cegah Kerusakan Akibat Tsunami, Puluhan Siswa Siswi MTsN 1 Trenggalek Tanam Ribuan Mangrove
Aksi penanaman mangrove oleh siswa dan siswi MTsN 1 Trenggalek. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Dalam rangka mengoptimalkan penguatan kelembagaan daerah serta meningkatkan ketangguhan masyarakat dalam bidang penanggulangan bencana, BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) menggelar program Desa Tangguh Bencana di seluruh wilayah kabupaten/kota, terutama kawasan pesisir selatan pulau Jawa.

Tema yang diambil kali ini adalah Ekspedisi Destana Tsunami. Sementara untuk wilayah Trenggalek, kegiatan ini dipusatkan di Pantai Prigi atau tepatnya di 360 Kecamatan Watulimo.

Puluhan siswa asal MTsN 1 Trenggalek turut serta ambil bagian dalam kegiatan. Mereka beberapa hari sebelumnya telah menggelar kemah di kawasan tersebut. Mereka juga melakukan penanaman mangrove di lokasi Hutan Mangrove Pantai Cengkrong Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek, Sabtu (20/7).

Dikatakan oleh Ari Wiyanto guru MTsN1 Trenggalek, selain menanam ribuan mangrove, para siswa ini juga melakukan bersih-bersih sampah di sekitar pantai, dengan harapan agar biota laut tetap terjaga.

"Jadi lokasi untuk penanaman mangrove itu kurang lebih satu hektar dan anak-anak kami turut serta dalam kegiatan tersebut, termasuk bersih-bersih sampah untuk menjaga satwa yang ada di laut," katanya.

Menurut Ari, sejatinya lahan yang disediakan untuk tanam mangrove dalam kegiatan kali ini 3 hektare. Sedangkan jumlah bibit mangrove yang disediakan ada 5000. Namun, baru 1 hektare yang bisa dilakukan penanaman. Untuk sisanya, penanaman mangrove ini akan dilakukan oleh LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) serta beberapa Organisasi Kemasyarakatan.

Ari mengatakan penanaman ribuan mangrove ini juga dimaksudkan untuk mencegah dampak Kerusakan yang diakibatkan oleh gelombang tsunami. Untuk itu pihaknya merespons positif kegiatan yang di inisiasi oleh BNPB pusat. (man/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...