Selasa, 14 Juli 2020 16:11

​Video Adu Mulut Penumpang Ojek Online Vs Driver Angling di Blitar Viral, Polisi Turun Tangan

Rabu, 17 Juli 2019 19:15 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Akina Nur Alana
​Video Adu Mulut Penumpang Ojek Online Vs Driver Angling di Blitar Viral, Polisi Turun Tangan
Kapolsek Kepanjenkidul Kompol Agus Fauzi turun langsung untuk memediasi driver ojek online dan angkutan lingkungan (Angling).

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Setelah videonya viral di media sosial, polisi akhirnya turun tangan melerai adu mulut yang melibatkan penumpang serta driver ojek online dan driver Angling. 

Adu mulut itu terjadi setelah Rizki Nanda Kusuma (26) driver ojek online dihentikan driver Angling saat hendak menjemput penumpang di Jalan Teratai, Kota Blitar, Rabu (17/7/2019) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

Pengemudi Angling menuduh Rizki melanggar kesapakatan antara driver ojek online dan angkutan lingkungan atau yang lebih dikenal dengan nama Angling. Sesuai kesepakatan, angkutan online hanya boleh mengambil penumpang dari Stasiun Blitar di depan Pasar Wage atau di pertigaan BNI sebelah timur stasiun, dan di depan warung Ayam Coblos Barat stasiun.

Sedangkan di Jalan Teratai, sebenarnya zona steril. Artinya, tidak ada kesepakatan larangan mengambil penumpang di Jalan Teratai bagi angkutan online.

"Kalau ke utara (Jalan Teratai) kan tidak masuk zona merah sebenarnya. Saya mau belok tadi juga sudah sempat dipepet sama sopir Angling. Bahkan penumpang saya saat itu belum sampai naik," ungkap Rizki.

Adu mulut di antara mereka baru berhenti setelah petugas Polsek Kepanjenkidul datang ke lokasi untuk memediasi kedua belah pihak.

Kapolsek Kepanjenkidul Kompol Agus Fauzi mengatakan, pihaknya turun ke lokasi setelah video adu mulut dengan cepat muncul di media sosial. Setelah dilakukan mediasi, terurai jika masalah itu terjadi hanya karena kesalahpahaman.

Karena sebenarnya antara angkutan online dan angkutan lingkungan sudah membuat kesepakatan bersama sendiri. Bahwa Angling mangkal di dalam stasiun, sehingga angkutan online tidak boleh mengambil penumpang di dalam stasiun.

"Ini kesalahpahaman dari pihak Angling dan Grab. Kami kemudian memediasi kedua belah pihak. Ke depan kami akan terus memantau agar tidak ada konflik, karena ini masalah sensitif," jelas Agus Fauzi. (ina/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Senin, 13 Juli 2020 23:23 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 13 Juli 2020 22:40 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...