Rabu, 16 Oktober 2019 12:37

​Video Adu Mulut Penumpang Ojek Online Vs Driver Angling di Blitar Viral, Polisi Turun Tangan

Rabu, 17 Juli 2019 19:15 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Akina Nur Alana
​Video Adu Mulut Penumpang Ojek Online Vs Driver Angling di Blitar Viral, Polisi Turun Tangan
Kapolsek Kepanjenkidul Kompol Agus Fauzi turun langsung untuk memediasi driver ojek online dan angkutan lingkungan (Angling).

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Setelah videonya viral di media sosial, polisi akhirnya turun tangan melerai adu mulut yang melibatkan penumpang serta driver ojek online dan driver Angling. 

Adu mulut itu terjadi setelah Rizki Nanda Kusuma (26) driver ojek online dihentikan driver Angling saat hendak menjemput penumpang di Jalan Teratai, Kota Blitar, Rabu (17/7/2019) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

Pengemudi Angling menuduh Rizki melanggar kesapakatan antara driver ojek online dan angkutan lingkungan atau yang lebih dikenal dengan nama Angling. Sesuai kesepakatan, angkutan online hanya boleh mengambil penumpang dari Stasiun Blitar di depan Pasar Wage atau di pertigaan BNI sebelah timur stasiun, dan di depan warung Ayam Coblos Barat stasiun.

Sedangkan di Jalan Teratai, sebenarnya zona steril. Artinya, tidak ada kesepakatan larangan mengambil penumpang di Jalan Teratai bagi angkutan online.

"Kalau ke utara (Jalan Teratai) kan tidak masuk zona merah sebenarnya. Saya mau belok tadi juga sudah sempat dipepet sama sopir Angling. Bahkan penumpang saya saat itu belum sampai naik," ungkap Rizki.

Adu mulut di antara mereka baru berhenti setelah petugas Polsek Kepanjenkidul datang ke lokasi untuk memediasi kedua belah pihak.

Kapolsek Kepanjenkidul Kompol Agus Fauzi mengatakan, pihaknya turun ke lokasi setelah video adu mulut dengan cepat muncul di media sosial. Setelah dilakukan mediasi, terurai jika masalah itu terjadi hanya karena kesalahpahaman.

Karena sebenarnya antara angkutan online dan angkutan lingkungan sudah membuat kesepakatan bersama sendiri. Bahwa Angling mangkal di dalam stasiun, sehingga angkutan online tidak boleh mengambil penumpang di dalam stasiun.

"Ini kesalahpahaman dari pihak Angling dan Grab. Kami kemudian memediasi kedua belah pihak. Ke depan kami akan terus memantau agar tidak ada konflik, karena ini masalah sensitif," jelas Agus Fauzi. (ina/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri MakmunFenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik dikalangan artis, publik figur maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh nitezen...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...