Selasa, 20 Agustus 2019 15:38

Satu dari Dua Pelaku Perampokan yang Ditangkap Polresta Sidoarjo Tewas Ditembak

Sabtu, 13 Juli 2019 21:30 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Satu dari Dua Pelaku Perampokan yang Ditangkap Polresta Sidoarjo Tewas Ditembak
Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho saat memperagakan aksi tersangka yang melawan petugas.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Sidoarjo berhasil menangkap dua pelaku perampokan yang beraksi di tiga TKP. Dua pelaku yaitu Tino Santoso Putra (28) warga Perum Taman Puspa Sari Blok C/14, Desa Kalipecabean, Kecamatan Candi, Sidoarjo dan Adi Hermawan (32) warga Gunungsari, RT 02 RW 09, Kelurahan Sawunggaling, Kota Surabaya.

Keduanya diketahui pernah merampok dua minimarket di kawasan Sidoarjo. Namun, satu di antara dua pelaku itu harus ditembak polisi hingga tewas karena melawan saat dilakukan penangkapan.

"Karena saat proses penangkapan melawan petugas dengan cara mengacungkan senjata tajam, pelaku atas nama Adi Hermawan terpaksa ditembak mati usai diperingati dengan tembak peringatan," cetus Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho, Sabtu (13/7/2019).

Menurut Zain, dua pelaku perampokan minimarket yang ditangkap itu sebelumnya sangat meresahkan masyarakat. Beruntung petugas berhasil mengungkap kasus tersebut berkat penyelidikan hasil rekaman CCTV yang diperoleh di kawasan minimarket Tanggulangin. Dari situlah, diketahui ciri-ciri pelaku yakni mengarah ke tersangka Tino.

Petugas melakukan penangkapan tersangka Tino Santoso Putra di kawasan candi, Jum'at (12/7). "Setelah diinterogasi, ternyata tersangka mengaku bahwa melakukan curas bersama temannya," katanya.

Tim Satreskrim Polresta Sidoarjo lanjut melakukan penyelidikan dan pantauan hingga hari Sabtu (13/7), petugas berhasil mengendus keberadaan Adi Hermawan melintas di Jalan Raya Glagah Arum, Kecamatan Tanggulangin.

"Langsung dilakukan pengejaran. Tapi ketika dihentikan oleh petugas, terjadi kontak fisik serta hendak menyerang petugas. Sempat diberikan tembakan peringatan sebanyak dua kali, tapi tidak digubris, malah menyabetkan sajam jenis sangkur ke arah petugas," katanya.

Karena membahayakan, dengan pertimbangan tersebut, petugas melakukan tindakan tegas yaitu menembak pelaku dan mengenai dada. "Pelaku sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Gasum Porong. Tapi disana, pelaku dinyatakan meninggal," pungkasnya. (cat/rev) 

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...