Minggu, 20 Oktober 2019 19:34

Satu dari Dua Pelaku Perampokan yang Ditangkap Polresta Sidoarjo Tewas Ditembak

Sabtu, 13 Juli 2019 21:30 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Satu dari Dua Pelaku Perampokan yang Ditangkap Polresta Sidoarjo Tewas Ditembak
Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho saat memperagakan aksi tersangka yang melawan petugas.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Sidoarjo berhasil menangkap dua pelaku perampokan yang beraksi di tiga TKP. Dua pelaku yaitu Tino Santoso Putra (28) warga Perum Taman Puspa Sari Blok C/14, Desa Kalipecabean, Kecamatan Candi, Sidoarjo dan Adi Hermawan (32) warga Gunungsari, RT 02 RW 09, Kelurahan Sawunggaling, Kota Surabaya.

Keduanya diketahui pernah merampok dua minimarket di kawasan Sidoarjo. Namun, satu di antara dua pelaku itu harus ditembak polisi hingga tewas karena melawan saat dilakukan penangkapan.

"Karena saat proses penangkapan melawan petugas dengan cara mengacungkan senjata tajam, pelaku atas nama Adi Hermawan terpaksa ditembak mati usai diperingati dengan tembak peringatan," cetus Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho, Sabtu (13/7/2019).

Menurut Zain, dua pelaku perampokan minimarket yang ditangkap itu sebelumnya sangat meresahkan masyarakat. Beruntung petugas berhasil mengungkap kasus tersebut berkat penyelidikan hasil rekaman CCTV yang diperoleh di kawasan minimarket Tanggulangin. Dari situlah, diketahui ciri-ciri pelaku yakni mengarah ke tersangka Tino.

Petugas melakukan penangkapan tersangka Tino Santoso Putra di kawasan candi, Jum'at (12/7). "Setelah diinterogasi, ternyata tersangka mengaku bahwa melakukan curas bersama temannya," katanya.

Tim Satreskrim Polresta Sidoarjo lanjut melakukan penyelidikan dan pantauan hingga hari Sabtu (13/7), petugas berhasil mengendus keberadaan Adi Hermawan melintas di Jalan Raya Glagah Arum, Kecamatan Tanggulangin.

"Langsung dilakukan pengejaran. Tapi ketika dihentikan oleh petugas, terjadi kontak fisik serta hendak menyerang petugas. Sempat diberikan tembakan peringatan sebanyak dua kali, tapi tidak digubris, malah menyabetkan sajam jenis sangkur ke arah petugas," katanya.

Karena membahayakan, dengan pertimbangan tersebut, petugas melakukan tindakan tegas yaitu menembak pelaku dan mengenai dada. "Pelaku sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Gasum Porong. Tapi disana, pelaku dinyatakan meninggal," pungkasnya. (cat/rev) 

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...