Kamis, 22 Agustus 2019 19:31

Aktivis LSM Rekomendasikan Mahmud Sebagai Calon Sekkab Pacitan

Rabu, 10 Juli 2019 22:04 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Aktivis LSM Rekomendasikan Mahmud Sebagai Calon Sekkab Pacitan
Sigit Yuwono, aktivis LSM Padi Foundation. foto: YUNIARDI SUTONDO/ BANGSAONLINE

PACITAN, BANGSANOLINE.com - Isu calon Sekkab Pacitan pengganti posisi Suko Wiyono pasca pensiun nanti, kembali mengemuka. Kali ini anggota LSM Participatory Development Institute (Padi Foundation) Sigit Yuwono menyampaikan pendapatnya soal sosok yang dinilai pantas menduduki Sekkab Pacitan.

"Calon sekkab harus benar-benar orang mumpuni di birokrasi. Tak cukup piawai dalam planning budgeting, namun juga harus paham benar tentang tata pemerintahan. Sebab sekkab itu sebagai fungsi teknis kebirokrasian," kata Sigit memberikan gambaran kriteria calon Sekkab Pacitan mendatang, Rabu (10/7).

Menurutnya, Sekkab harus memiliki basis kemasyarakatan yang kuat, di samping kemampuannya mengendalikan birokrasi. Sebab ia diangkat oleh gubernur atas usulan bupati yang didasarkan atas hasil assessment atau melalui lelang jabatan.

"Jadi tak hanya pintar nata keuangan dan gerbong birokrasi, karena sekkab secara otomatis juga sebagai ketua tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). Namun figurnya di masyarakat juga harus ada dan bisa diterima banyak khalayak," ungkapnya.

Dari sejumlah catatan itu, Sigit lugas menyebut Mahmud yang saat ini masih menjabat sebagai Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekkab Pacitan, serta pelaksana tugas (plt) Kepala Bakesbangpol, sebagai figur yang paling layak menduduki Sekkab.

"Apalagi yang bersangkutan punya basic pendidikan, lantaran dulunya sebagai guru dan kepala sekolah. Yang bersangkutan uga mengendalikan ormas besar yakni Nahdatul Ulama. Ini modal kuat yang mungkin tidak dimiliki pejabat lainnya. Dulu Sekkab Pemprov Jatim (Rasiyo, Red) juga dari kalangan pendidikan," tuturnya.

Sementara itu saat dihubungi, Mahmud menyatakan jika dirinya menyerahkan sepenuhnya hal itu kepada bupati. "Saya akan mengikuti petunjuk dan perintah Pak Bupati (Indartato, Red). Sebab saya ini hanya bawahan," terang Mahmud saat ditemui di ruang kerjanya. (yun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 21 Agustus 2019 17:27 WIB
BANGSAONLINE.com - Destinasi wisata di Indonesia tidak hanya Bali, Lombok, ataupun Jogjakarta. Masih banyak destinasi wisata lain dengan panorama yang tidak kalah indah, salah satunya adalah Lampung. Letaknya yang berada di ujung Pulau Sumate...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...