Bupati Pasuruan Lantik 333 Pejabat, 10 Pejabat Tinggi Pratama Isi Jabatan Baru

Bupati Pasuruan Lantik 333 Pejabat, 10 Pejabat Tinggi Pratama Isi Jabatan Baru Bupati Irsyad saat melantik 333 pejabat.

Menurut Bupati Irsyad, untuk kekosongan jabatan di Eselon II, khususnya bagi yang belum ada Plt (Pelaksana Tugas)-nya, maka akan segera dicarikan Plt. Tetapi untuk dinas yang sudah ada Pltnya seperti Satpol PP dan DPMPT, tetap menjalankan tugasnya seperti biasa. Sedangkan siapa-siapa yang nanti akan mengisi kekosongan jabatan Eselon II, akan melakukan seleksi terbuka alias lelang, setelah mendapat ijin dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Setelah ini yang kosong kita Plt sambil menunggu proses seleksi terbuka atau lelang. Secepatnya akan kami lakukan. Ini kebijakan saya sebagai Bupati. Harus ada Plt. Sekarang mutasi tidak seperti dulu, karena harus melalui Pansel, kemudian ijin ke KASN. Pertimbangan kebijakan politik sangat boleh, tapi harus mempertimbangkan kebijakan Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan) mengenai track record, latar belakang pendidikan dan kinerja pejabat itu sendiri,” tegas Irsyad, sesaat setelah pelantikan selesai dilakukan.

Irsyad menargetkan dalam kurun waktu 3-4 bulan, proses lelang telah selesai dilakukan. Sehingga dalam waktu dekat akan diketahui siapa saja yang mengisi kekosongan jabatan pimpinan tinggi pratama alias Eselon II.

“Secepatnya kita lakukan gerak cepat agar ijin untuk kami bisa melaksanakan seleksi terbuka bisa segera kami kantongi. Dan semoga KASN juga cepat memberikan ijinnya kepada kami,” tandas Gus Irsyad, sapaan bupati.

Bagi Irsyad, mutasi pejabat adalah sebagai bentuk penyegaran dalam upaya memberikan motivasi dan semangat meningkatkan OPD yang dipimpinnya. Selain itu, mutasi pejabat merupakan kebijakan reformasi birokrasi yang arahnya positif, yakni peningkatan kinerja.

“Mutasi adalah hal yang sangat wajar. Saya tidak akan mengucapkan selamat, tapi marilah kita beristighfar bersama, saling introspeksi satu sama lain, agar kinerja kita jauh lebih baik, tanpa ada embel-embel bahwasanya OPD ini adalah OPD basah atau kering,” tegasnya.

Di sisi lain, jabatan yang tak kalah menarik perhatian dalam Mutasi kali ini adalah posisi para camat. Sugeng Hariadi yang awalnya Sekretaris Kecamatan Wonorejo, kini menjabat Camat Wonorejo, menggantikan Suhartono yang menerima amanah sebagai Camat Pohjentrek. Taufiqul Ghoni yang sebelumnya menjabat Camat Tosari, kini mendapat kepercayaan baru sebagai Camat Beji yang sebelumnya dijabat Agus Supriyanto. 

Sedangkan Agus dipercaya menjabat Camat Bangil yang sebelumnya diisi Rakhmat Syarifudin. Sedangkan Rakhmat dimutasi menjadi Camat Gondangwetan menggantikan Derajat Utomo yang sekarang dipindah tugas menjadi Kabag Kerjasama. Jabatan Camat Tosari sekarang diberikan kepada Hari R Saputro yang sebelumnya menjabat Sekretaris Kecamatan Purwosari. Kartono menggantikan posisi Sudiro sebagai Camat Puspo.

Komari yang sebelumnya menjadi Plt Kecamatan Rejoso kini definitive sebagai Camat Rejoso. Begitu pula Ridwan Harris yang awalnya Plt kini menjadi Camat Kraton, kemudian Suhardi Irianto dari Plt kini Camat Grati. (afa/ian)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO