Sabtu, 15 Mei 2021 14:42

Maju Bacabup, Mantan Ketua KPU Pacitan Ini Usung Isu Pengembangan Pariwisata

Rabu, 10 Juli 2019 12:18 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Maju Bacabup, Mantan Ketua KPU Pacitan Ini Usung Isu Pengembangan Pariwisata
Mantan Ketua KPU Pacitan Damhudi saat cangkrukan bersama wartawan. (foto: Yuniardi Sutondo/BO)

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Dunia pariwisata sepertinya bakal menjadi isu sentral yang akan diusung mantan Ketua KPU Pacitan Damhudi, saat running di Pilkada Pacitan 2020 nanti.

Menurutnya, pariwisata merupakan komponen vital yang bisa menjadi daya ungkit perekonomian masyarakat. Terlebih di Pacitan ini kaya akan potensi wisata yang tersebar di banyak wilayah. Baik itu wisata pantai, goa, serta wisata alam lainnya.

"Infrastruktur menjadi persoalan vital untuk bisa mewujudkan harapan itu. Sebab dengan tersedianya infrastruktur yang memadai, utamanya akses jalan, kunjungan wisatawan dipastikan bakal lebih meningkat lagi. Tentu ini akan menjadi daya ungkit ekonomi masyarakat dan pemasukan terbesar bagi daerah," kata Damhudi saat bercengkerama dengan wartawan, Selasa (9/7) malam kemarin di kediamannya.

Selain penyediaan infrastruktur, keturunan ke-7 dari Kyai Kandjeng Djimat, Patih Pacitan era 1840 silam tersebut, memandang perlunya kehadiran pihak ketiga untuk memoles wisata yang ada di Pacitan. Utamanya pengelolaan sumber daya manusianya serta pengelolaan keuangannya.

BACA JUGA : 

Panwascam dan PPKD Pilbup Pacitan 2020 Kemungkinan Aktif Lagi pada Juni

Pilbup Pacitan, ​PKB Belum Ambil Sikap Soal Pasangan Cabup dan Wabup

KPU Pacitan Belum Terima Keputusan soal Rencana Penundaan Pilbup

Dampak Wabah Covid-19, Pilkada Serentak Berpotensi Ditunda

"Kita kan punya BUMD, lembaga ini yang bisa kita serahi tugas untuk mengelola potensi pariwisata. Termasuk bagaimana memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar. Dengan begitu, saya yakin iklim investasi bakal semakin menggeliat. Para investor akan berebut datang ke Pacitan guna berinvestasi," jelasnya.

Damhudi menyadari, selama ini masyarakat mungkin belum sepenuhnya bisa menerima seandainya pariwisata benar-benar akan 'disulap' seperti halnya di Denpasar Bali, Banyuwangi, serta daerah tujuan wisata lainnya. Namun, ia yakin seiring sentuhan keilmuan dari para profesional yang membidangi serta pendekatan yang masif, masyarakat akan menerima kemajuan yang ada.

"Yang utama, bagaimana mereka bisa berdaya, bisa kenyang dulu. Ini merupakan fase pertumbuhan. Setelah itu mereka kita ajak terus berkembang hingga tercapailah sebuah kemandirian. Dengan pariwisata yang lebih tertata, pasti dampak ekonomi juga akan muncul. Inilah salah satu konsep yang akan kita usung demi memajukan daerah ke depannya," tandas cicit dari Sunan Gesang ini pada pewarta. (yun/dur)

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 15 Mei 2021 09:10 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Kerusuhan 13 Mei 1998 terus diperingati oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia. Korban aksi anarkis itu sebagian memang etnis Tionghoa.Uniknya, mereka memperingati dengan menyajikan rujak pare dan sambal jombrang. Apa maksud...
Kamis, 13 Mei 2021 19:51 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...