Kamis, 22 Agustus 2019 19:26

Maju Bacabup, Mantan Ketua KPU Pacitan Ini Usung Isu Pengembangan Pariwisata

Rabu, 10 Juli 2019 12:18 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Maju Bacabup, Mantan Ketua KPU Pacitan Ini Usung Isu Pengembangan Pariwisata
Mantan Ketua KPU Pacitan Damhudi saat cangkrukan bersama wartawan. (foto: Yuniardi Sutondo/BO)

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Dunia pariwisata sepertinya bakal menjadi isu sentral yang akan diusung mantan Ketua KPU Pacitan Damhudi, saat running di Pilkada Pacitan 2020 nanti.

Menurutnya, pariwisata merupakan komponen vital yang bisa menjadi daya ungkit perekonomian masyarakat. Terlebih di Pacitan ini kaya akan potensi wisata yang tersebar di banyak wilayah. Baik itu wisata pantai, goa, serta wisata alam lainnya.

"Infrastruktur menjadi persoalan vital untuk bisa mewujudkan harapan itu. Sebab dengan tersedianya infrastruktur yang memadai, utamanya akses jalan, kunjungan wisatawan dipastikan bakal lebih meningkat lagi. Tentu ini akan menjadi daya ungkit ekonomi masyarakat dan pemasukan terbesar bagi daerah," kata Damhudi saat bercengkerama dengan wartawan, Selasa (9/7) malam kemarin di kediamannya.

Selain penyediaan infrastruktur, keturunan ke-7 dari Kyai Kandjeng Djimat, Patih Pacitan era 1840 silam tersebut, memandang perlunya kehadiran pihak ketiga untuk memoles wisata yang ada di Pacitan. Utamanya pengelolaan sumber daya manusianya serta pengelolaan keuangannya.

"Kita kan punya BUMD, lembaga ini yang bisa kita serahi tugas untuk mengelola potensi pariwisata. Termasuk bagaimana memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar. Dengan begitu, saya yakin iklim investasi bakal semakin menggeliat. Para investor akan berebut datang ke Pacitan guna berinvestasi," jelasnya.

Damhudi menyadari, selama ini masyarakat mungkin belum sepenuhnya bisa menerima seandainya pariwisata benar-benar akan 'disulap' seperti halnya di Denpasar Bali, Banyuwangi, serta daerah tujuan wisata lainnya. Namun, ia yakin seiring sentuhan keilmuan dari para profesional yang membidangi serta pendekatan yang masif, masyarakat akan menerima kemajuan yang ada.

"Yang utama, bagaimana mereka bisa berdaya, bisa kenyang dulu. Ini merupakan fase pertumbuhan. Setelah itu mereka kita ajak terus berkembang hingga tercapailah sebuah kemandirian. Dengan pariwisata yang lebih tertata, pasti dampak ekonomi juga akan muncul. Inilah salah satu konsep yang akan kita usung demi memajukan daerah ke depannya," tandas cicit dari Sunan Gesang ini pada pewarta. (yun/dur)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 21 Agustus 2019 17:27 WIB
BANGSAONLINE.com - Destinasi wisata di Indonesia tidak hanya Bali, Lombok, ataupun Jogjakarta. Masih banyak destinasi wisata lain dengan panorama yang tidak kalah indah, salah satunya adalah Lampung. Letaknya yang berada di ujung Pulau Sumate...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...