Selasa, 11 Agustus 2020 04:34

Maju Bacabup, Mantan Ketua KPU Pacitan Ini Usung Isu Pengembangan Pariwisata

Rabu, 10 Juli 2019 12:18 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Maju Bacabup, Mantan Ketua KPU Pacitan Ini Usung Isu Pengembangan Pariwisata
Mantan Ketua KPU Pacitan Damhudi saat cangkrukan bersama wartawan. (foto: Yuniardi Sutondo/BO)

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Dunia pariwisata sepertinya bakal menjadi isu sentral yang akan diusung mantan Ketua KPU Pacitan Damhudi, saat running di Pilkada Pacitan 2020 nanti.

Menurutnya, pariwisata merupakan komponen vital yang bisa menjadi daya ungkit perekonomian masyarakat. Terlebih di Pacitan ini kaya akan potensi wisata yang tersebar di banyak wilayah. Baik itu wisata pantai, goa, serta wisata alam lainnya.

"Infrastruktur menjadi persoalan vital untuk bisa mewujudkan harapan itu. Sebab dengan tersedianya infrastruktur yang memadai, utamanya akses jalan, kunjungan wisatawan dipastikan bakal lebih meningkat lagi. Tentu ini akan menjadi daya ungkit ekonomi masyarakat dan pemasukan terbesar bagi daerah," kata Damhudi saat bercengkerama dengan wartawan, Selasa (9/7) malam kemarin di kediamannya.

Selain penyediaan infrastruktur, keturunan ke-7 dari Kyai Kandjeng Djimat, Patih Pacitan era 1840 silam tersebut, memandang perlunya kehadiran pihak ketiga untuk memoles wisata yang ada di Pacitan. Utamanya pengelolaan sumber daya manusianya serta pengelolaan keuangannya.

"Kita kan punya BUMD, lembaga ini yang bisa kita serahi tugas untuk mengelola potensi pariwisata. Termasuk bagaimana memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar. Dengan begitu, saya yakin iklim investasi bakal semakin menggeliat. Para investor akan berebut datang ke Pacitan guna berinvestasi," jelasnya.

Damhudi menyadari, selama ini masyarakat mungkin belum sepenuhnya bisa menerima seandainya pariwisata benar-benar akan 'disulap' seperti halnya di Denpasar Bali, Banyuwangi, serta daerah tujuan wisata lainnya. Namun, ia yakin seiring sentuhan keilmuan dari para profesional yang membidangi serta pendekatan yang masif, masyarakat akan menerima kemajuan yang ada.

"Yang utama, bagaimana mereka bisa berdaya, bisa kenyang dulu. Ini merupakan fase pertumbuhan. Setelah itu mereka kita ajak terus berkembang hingga tercapailah sebuah kemandirian. Dengan pariwisata yang lebih tertata, pasti dampak ekonomi juga akan muncul. Inilah salah satu konsep yang akan kita usung demi memajukan daerah ke depannya," tandas cicit dari Sunan Gesang ini pada pewarta. (yun/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...