Kamis, 19 September 2019 14:25

Stok Menipis, Harga Cabe Keriting di Nganjuk Melonjak

Selasa, 09 Juli 2019 22:51 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Bambang Dwi Julianto
Stok Menipis, Harga Cabe Keriting di Nganjuk Melonjak
Hamparan cabai merah besar saat ini terlihat di Pasar Sukomoro, dan cabai keriting masih menghilang. foto: BAMBANG/ BANGSAONLINE

NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Pedagang cabe yang berada di Pasar Sukomoro, Kabupaten Nganjuk saat ini sudah lama tidak melihat jenis cabai keriting dalam jumlah besar. Kurangnya pasokan cabai keriting ini sudah dialami sejak pertengahan puasa hingga saat ini.

Winarsih, pedagang cabai di Pasar Sukomoro mengatakan, semenjak kurangnya pasokan pasokan cabai keriting dari luar kota, maka yang dipasarkan hanya cabai merah besar dan cabai kecil.

"Saya sudah tidak menjual lagi cabai keriting, setelah puasa kemarin karena stok pasokan sedikit sekali," kata Winarsih kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (09/07).

Dijelaskan, terkait harga cabai merah besar yang dijualnya berkisar antara Rp 48 ribu sampai Rp 50 ribu/kilo, sedangkan harga cabai keriting sendiri harganya berkisar Rp 55 ribu hingga Rp 60 ribu. Tapi untuk saat ini stoknya masih kosong, tapi jika nanti ada kiran pasokan cabai keriting dari luar kota pasti harganya akan lain lagi.

"Cabai besar harganya masih stabil di sini, tapi kalau cabai keriting masih bisa naik jika pasokan hanya sedikit," jelasnya.

Keluhan akibat tidak adanya cabai keriting juga disampaikan Rahman pedagang sayur keliling, warga Desa Baron. Sebenarnya banyak sekali permintaan pelanggannya terutama ibu rumah tangga untuk membeli cabai keriting. Karena tidak adanya stok maka dirinya hanya membeli cabai merah besar dan cabai kecil.

"Kalau cabai keriting agak pedas daripada cabai merah besar, kalau cabai merah besar kulitnya agak susah dilembut lain dengan cabai keriting," tutur Rahman.

Sepinya pasokan cabai keriting di Pasar Sukomoro dibenarkan koordinator pasar Bowo Marjoko, bahwa stok cabai yang saat ini membanjir adalah jenis cabai merah besar dan cabai kecil kalau cabai keriting saat ini masih kosong.

"Cabai merah besar dan cabai kecil sangat mencukupi, dan pedagang saat ini masih menunggu pasokan cabai keriting dari petani luar kota," kata Bowo.

Dijelaskan, kemungkinan kenaikan harga cabai keriting karena minimnya pasokan dari petani cabai, agar kestabilan harga cabai bisa teratasi tergantung dari pasokan para petani cabai. (bam/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...