Jumat, 03 Juli 2020 02:18

Dua Anggota Jaringan Narkoba di Jember Berhasil Dibekuk Polisi

Senin, 08 Juli 2019 23:24 WIB
Editor: .
Wartawan: Yudi Indrawan
Dua Anggota Jaringan Narkoba di Jember Berhasil Dibekuk Polisi
Kedua tersangka kasus narkoba saat dirilis di Mapolres Jember.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Jember berhasil membekuk 2 anggota jaringan narkoba di dua wilayah Kecamatan Kabupaten Jember, Jawa Timur. Satu orang dari tersangka berjenis kelamin perempuan, diketahui sebagai seorang residivis kasus yang sama.

Saat ini polisi masih mengembangkan kasus tersebut, dan akan mengungkap jaringan yang lebih besar lagi.

“Kami mengamankan dua tersangka, yakni SL 32 tahun, ibu rumah tangga, warga Dusun Langsepan, Desa Rowoindah, Kecamatan Ajung, dan FU 32 tahun, warga Dusun Lor Gunung, Desa Mlawang, Kecamatan Klakah, Lumajang,” kata Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo saat rilis di Mapolres Jember, Senin (8/7/2019).

Menurut Kusworo, keduanya ditangkap di 2 TKP berbeda. Tersangka SL ditangkap lebih dulu di rumahnya di Desa Rowoindah, Kecamatan Ajung. “Dari tangan tersangka ini polisi menyita barang bukti 5 paket sabu seberat 1 gram, seperangkat alat hisap, HP, serta uang tunai Rp 2.150.000,” katanya.

Usai penangkapan SL dan pengembangan penyidikan, polisi kemudian menangkap seorang pengedar lainnya berinisial FU. “Saat itu FU mengendarai mobil sedan Toyota Camry. Mobil tersangka ini berhasil dihentikan di Jalan Bondoyudo, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang,” ungkapnya.

Kusworo menjelaskan, saat ditangkap tersangka menyembunyikan barang bukti sabu yang diselipkan di pintu dekat kemudi sebanyak 3 gram. “Sedangkan 2 gramnya lagi, disembunyikan di dashboard atas,” katanya.

Lanjut Kusworo, bahwa SL sudah kedua kalinya tertangkap dalam kasus yang sama. Kedua tersangka dijerat Pasal 114 subsider pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 tentang Narkotika, karena melawan hukum tanpa hak, menawarkan, menjual, atau membeli/menjadi, dan menyimpan Narkotika golongan 1.

“Keduanya terancam hukuman minimal 5 tahun maksimal 20 tahun penjara. Dengan denda minimal Rp 1 miliar, dan maksimal Rp 10 miliar,” pungkasnya. (jbr1/yud)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Rabu, 01 Juli 2020 09:19 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan al...