Ketua caretaker PW GP Ansor Jatim, Abdul Hakam Aqso. foto: DIDI ROSADI/ BANGSAONLINE
“Makanya sekarang dilakukan proses akreditasi sampai Minggu (7/7) mendatang,” imbuhnya.
Ia juga mengaku belum tahu apakah ada kandidat yang akan maju atau mendaftar sebagai calon ketua PW GP Ansor Jatim. Alasannya, proses pendaftaran memang belum dibuka sampai saat ini.
“Insya Allah hari Senin (8/7) depan baru kita buka pendaftaran kandidat,” tegas Abdul Hakam Ansor.
Berdasarkan pengalaman penyelenggaraan konferwil di beberapa provinsi, kata Hakam, sangat dimungkinkan aklamasi termasuk dalam Konferwil GP Ansor Jatim mendatang. Alasanya, organiasi generasi muda NU hingga badan otonom (banom) NU yang lain mulai sekarang cenderung memprioritaskan musyawarah mufakat dalam pemilihan.
“Paling utama adalah musyawarah mufakat. Sedangkan voting itu menjadi opsi yang paling terakhir dalam proses pemilihan di banom-banom NU termasuk GP Ansor,” tegas Hakam.
Ia juga tidak menampik jika dalam Konferwil GP Ansor Jatim mendatang terjadi calon tunggal sehingga tinggal disahkan dan aklamasi.
“Kalau semua persyaratannya sudah terpenuhi ya bisa saja aklamasi,” pungkasnya usai bertemu dengan Abdul Halim Iskandar selaku dewan penasehat PW GP Ansor Jatim.
Sebagaimana diketahui bersama, kandidat yang sudah muncul ke publik adalah Gus Abid Umar (mantan Ketua PW GP Ansor Jatim) dan Gus Syafik Syauqi (Ketua PC GP Ansor Tuban).
Gus Abid dianggap sukses oleh Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut karena berhasil menghidupkan 432 Pimpinan Anak Cabang (PAC) di Jatim. Abid tampak ikut menemani Ketua careteker PW GP Ansor Jatim, Abdul Hakam Aqso dan Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) Banser, Alfa Isnaeni sowan ke Abdul Halim Iskandar selaku Dewan Penasehat GP Ansor Jatim. (mdr/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




