Senin, 22 Juli 2019 22:05

Dr. Susanto Komentari Munculnya ASN Dalam Pilbup Pacitan 2020

Minggu, 23 Juni 2019 01:59 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Dr. Susanto Komentari Munculnya ASN Dalam Pilbup Pacitan 2020
Dr. Susanto

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Dr. Susanto turut mengomentari hiruk pikuk Pilbup Pacitan 2020. Pria yang menjabat Wakil Ketua KPAI Pusat ini menyoroti munculnya sejumlah ASN yang dikabarkan bakal nyalon dalam pesta demokrasi serentak 2020.

Sebut saja Sakundoko Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) yang tak menampik bila namanya diwacanakan sebagai bacabup maupun bacawabup Pacitan 2020. "Saya rasional saja. Dan apabila memang dihendaki, saya akan di posisi proporsional, baik sebagai bakal cabup atau cawabup. Biar waktu yang akan menentukan," tuturnya Jumat (21/6) lalu saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com. 

Menurut Susanto, fenomena munculnya ASN dalam pentas Pilbup Pacitan kemungkinan karena terinspirasi kesuksesan Bupati Indartato. Sekadar diketahui, Indartato sebelumnya merupakan ASN. Terakhir ia menjabat sebagai Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan sebelum akhirnya pensiun pada tahun 2010.

"Mengapa bakal calon bermunculan dari ASN? Bisa jadi ini terinspirasi dari perjalanan karir Pak Bupati (Bupati Indartato, Red) yang sekarang menjabat," kata pria asli Pacitan ini melalui percakapan WhatsApp, Sabtu (22/6).

Susanto mengatakan majunya seorang ASN dalam Pilkada tak perlu diperdebatkan, apalagi "digoreng" dengan berbagai kemasan opini. "Hemat saya, sepanjang memiliki visi-misi baik untuk kebangkitan Pacitan, merupakan hak sebagai warga negara (mencalonkan diri sebagai kepala daerah, red). Namun pesan saya, penyiapan generasi unggul dari Pacitan harus menjadi perhatian utama. Kita bangga, pernah ada kader terbaik Pacitan menjadi presiden dua periode. Ke depan, ini PR bagi para calon bupati," jelas Susanto yang juga seorang dosen ini.

Ia berpesan bagi para bakal calon yang berlatar ASN, agar tetap mengikuti mekanisme dan prosedur yang berlaku. "Perlu diingat, menjadi bupati itu tidak sekadar panggilan memimpin, tetapi panggilan membangun. Itu hal yang sangat prinsip," pesan dia.

Ditanya kemungkinan ikut ambil bagian dalam bursa pencalonan, Susanto mengatakan akan istikharah dulu. "Sebenarnya sejumlah tokoh dan masyarakat Pacitan memanggil saya untuk pulang kampung guna memimpin Pacitan. Namun mesti istikharah dulu," pungkasnya. (yun/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...