Rabu, 12 Agustus 2020 04:35

Pembongkaran Warung dan Caffe di Desa Malang Maospati Tunggu Keputusan MK

Rabu, 19 Juni 2019 16:44 WIB
Editor: .
Wartawan: Anton Suroso
Pembongkaran Warung dan Caffe di Desa Malang Maospati Tunggu Keputusan MK
Warung dan Caffe di ruas jalan Provinsi turut Desa Malang, Kecamatan Maospati. foto: ANTON/ HARIAN BANGSA

MAGETAN, BANGSAONLINE.com - Sengketa Pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK) rupanya tidak hanya mempengaruhi suhu politik di Ibu kota Jakarta saja, namun juga mempengaruhi berbagai hal di Kabupaten Magetan.

Contohnya seperti pembongkaran warung remang-remang (warem) dan juga caffe di ruas jalan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) tepatnya di Desa Malang Kecamatan Maospati, yang hingga kini masih belum jelas kapan akan dibongkar, karena juga menunggu keputusan MK terkait hasil pemilu tahun 2019 ini.

"Kemarin sebelum lebaran diundur karena bisa mengganggu lalu lintas, ini juga belum juga bisa dilaksanakan karena masih memunggu keputusan hasil sidang Mahkamah Konstitusi terkait pemilu 2019," kata Kasi Operasi dan Pengendalian (Opsdal) Satpol PP dan Damkar Kabupaten Magetan, Khamim Bashori, Rabu (19/6).

Khamim mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) melalui Satpol PP Provinsi menggelar rapat dengan Pemkab Magetan terkait rencana pembongkaran bangunan liar itu.

"Keputusan ini diambil setelah rapat antara Pemprov dan Pemkab kemarin, tapi kapan pelaksanaanya masih belum tahu," ujarnya.

Khamim menjelaskan, dengan memanasnya suhu politik pemilu 2019 ini, bila tetap dipaksakan membongkar bangunan liar itu, ditakutkan akan disangkut-sangkutkan dengan isu-isu politik sehingga membuat suasana Kabupaten Magetan menjadi tidak kondusif.

"Yang jelas kita menunggu keputusan MK dulu terkait hasil Pemilu. Kalau kita paksakan membongkar, takutnya malah dijadikan isu politik, yang bisa membuat suasana tidak kondusif," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, pembongkaran warung remang-remang dan caffe di Desa Malang Kecamatan Maospati yang direncanakan sebelum lebaran, ternyata urung dilaksanakan karena terkendala alat berat yang bisa mengganggu lalu lintas. Namun begitu setelah lebaran, Pemkab dan Pemprov rupanya juga masih belum bisa melakukan pembongkaran dikarenakan menunggu hasil MK terkait pemilu 2019. (ton)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...