Selasa, 12 November 2019 22:34

Bupati Kediri Lantik 62 Pejabat Administrator Pengawas dan Fungsional Kesehatan

Sabtu, 15 Juni 2019 23:54 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Arif Kurniawan
Bupati Kediri Lantik 62 Pejabat Administrator Pengawas dan Fungsional Kesehatan
Bupati Kediri Haryanti Sutrisno saat pelantikan pejabat.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno melantik dan mengambil sumpah dan janji 62 pejabat administrator pengawas dan fungsional kesehatan di pendopo Kabupaten Kediri, Jumat (14/6). Rinciannya, terdapat 7 orang pejabat administrator, 23 orang pengawas, dan 32 fungsional kesehatan yang dilantik dalam kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Bupati Haryanti menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk pemenuhan kebutuhan dan peningkatan organisasi. Dalam bingkai utama menuju peningkatan pelayanan publik menuju masyarakat kabupaten Kediri yang lebih sejahtera.

"Saudara yang dilantik hari ini agar terus meningkatkan dan mengembangkan kompetensi masing-masing. Sehingga memiliki kinerja yang tinggi, mampu berinovasi dalam pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat. Hingga akhirnya tercapai masyarakat Kabupaten Kediri yang lebih sejahtera," jelasnya.

"Selain itu, saya berharap pelaksanaan kedinasan tidak semata hanya memenuhi kewajiban, tapi lebih dari itu, pelaksanaan tugas kedinasan sebagai bentuk pengabdian dan ibadah kita, dilandasi niat tulus bekerja sebaik mungkin mengharapkan ridho Alloh. Memberi manfaat bagi sesama khususnya untuk kemajuan dan kemakmuran masyarakat Kabupaten Kediri," tambahnya.

(Bupati Kediri Haryanti Sutrisno saat memberikan selamat kepada sejumlah pejabat usai dilantik)

Dalam kesempatan itu, Bupati Haryanti juga menjelaskan kenapa pelantikan kali ini banyak melibatkan pejabat fungsional. Menurutnya, ini merupakan amanah PP no 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Pada pasal 87 menyebutkan setiap PNS yang diangkat menjadi pejabat fungsional wajib dilantik dan diambil sumpah/janji menurut agama atau kepercayaan kepada Tuhan yang maha esa.

"Saat ini pengembangan pola karier ASN tidak hanya berorientasikan pada jabatan struktural, tapi juga jabatan fungsional, karena jabatan ini mempunyai kegiatan yang dapat diukur dan dikembangkan secara spesifik sesuai peran dan fungsi jabatannya," pungkas Bupati yang juga seorang dokter ini. (adv/hms/rif)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Selasa, 05 November 2019 19:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Taman Mozaik yang berada di Jalan Wiyung Praja Surabaya ini menambah rentetan panjang destinasi wisata taman aktif di Surabaya. Lahan yang sebelumnya rawa-rawa itu disulap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadi taman y...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Sabtu, 02 November 2019 09:18 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...