Terindikasi Curi Start PPDB, Dewan Pendidikan Semprit SMKN 1 Tambakboyo

Terindikasi Curi Start PPDB, Dewan Pendidikan Semprit SMKN 1 Tambakboyo Dewan Pendidikan saat meminta keterangan perihal dugaan SMKN 1 yang mencuri start PPDB.

Selain itu, juga ada informasi dari SMAN Bancar yang mengabarkan hal serupa. Bahkan, SMAN Bancar terancam tak memenuhi pagu. Sebab, dari pagu 108 siswa, sampai saat ini baru 46 anak yang mengambil PIN. Meski sudah ambil PIN, tak menjamin siswa tersebut akan mendaftar di SMAN Bancar.

Namun, data laporan dan temuan di lapangan itu dibantah oleh Kasek SMKN 1 Tambakboyo Ratna Ayumilia bersama tim PPDB-nya. Ayu panggilan akrabnya, bersama tim PPDB yang menemui tim Dewan Pendidikan menolak menjawab apakah benar mengeluarkan formulir pendataran atau tidak.

"Mereka tidak membantah atau mengiyakan data kami," terangnya.

Atas dasar temuan-temuan itu, Dewan Pendidikan meminta agar Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Tuban menindak tegas agar kejadian serupa tak terulang. Sebab, SMKN 1 bukan kali ini saja bertindak demikian.

"Pada 2016 dulu juga begitu. Saat itu tim monev Dewan Pendidikan menemukan langsung kejadiannya. Kami minta nanti sekolah-sekolah itu dipertemukan, duduk bersama dan mencari jalan keluar agar tidak terulang lagi," tandasnya.

Sementara itu, Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Tuban Supriyadi mengucapkan terima kasih atas masukan dari Dewan Pendidikan.

"Akan kami telusuri dulu. Kalau terbukti bersalah akan kami tindak," janjinya.

Sementara itu, Kasek SMKN 1 Ratna Ayumilia membenarkan pihaknya didatangi Dewan Pendidikan. Namun, dia menolak berkomentar terkait hal itu.

"Nanti akan kami jelaskan dalam forum pertemuan bersama Cabang Dinas dan sekolah-sekolah yang lain itu," singkatnya. (gun/rev) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO