Senin, 23 September 2019 08:48

Nisda, Bocah 8 Tahun ini Rawat Bapaknya Seorang Diri Akibat Mengidap Stroke

Rabu, 12 Juni 2019 18:22 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Nur Qomar Hadi
Nisda, Bocah 8 Tahun ini Rawat Bapaknya Seorang Diri Akibat Mengidap Stroke
Nisda saat menunggui bapaknya, Tarmuji.

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Usia yang masih anak-anak adalah waktu untuk bermain dan mendapatkan kasih sayang sepenuhnya dari orangtua. Namun, tidak bagi Nisda, bocah yang berusia 8 tahun ini harus menghabiskan masa bermainnya untuk menemani sang ayah.

Setiap hari Nisda, bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar kelas dua tersebut harus mengurus keperluan sang ayah. Kondisi seperti ini sudah ia lakukan sejak setahun lalu, pasca sang ibu meninggal dunia. "Bapak sakit dan ibu meninggal dunia," kata Nisda di kediamannya, Rabu (12/6).

Ayah Nisda yang bernama Tarmuji (48 tahun) sudah sejak tujuh tahun silam menderita penyakit stroke dan tidak bisa beraktivitas layaknya seorang ayah. Penyakit yang diderita semakin parah dan hampir membuat sekujur tubuh pria yang dahulunya berprofesi sebagai tukang servis elektronik, nyaris tidak bisa digerakkan. Sedangkan sang ibu sudah setahun ini meninggal dunia akibat penyakit komplikasi yang ia derita.

Nisda sendiri tinggal di kompleks perumahan Graha Indah Lamongan. Setiap harinya ia hanya menemani sang ayah yang lagi sakit dan jarang sekali bermain dengan rekan seusianya di komplek perumahan sebelah Timur Kota Lamongan itu. Karena tak bisa lagi bekerja, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, Nisda dan sang ayah hanya bisa berharap belas kasihan dari para warga sekitar dan donatur. Biasanya para tetangga memberikan makan berupa nasi bungkus.

Lebih miris lagi, rumah yang mereka tempati kondisinya jika malam hari terlihat gelap. Hal itu dikarenakan pihak PLN sudah memutuskan aliran listrik ke rumah Nisda sejak 10 bulan terakhir. Alasannya, ayah Nisda tidak bisa membayar biaya tagihan listrik.

"Hanya ada lampu lima watt ini saja mas di teras rumah, kalau di kamar tidak ada. Lampu ini pun dikasih sama tetangga," kata Ayah Nisda.

Karena kondisi di dalam ruangan dan kamar rumah gelap, Nisda dan sang ayah terpaksa tidur di teras depan rumahnya. Tarmuji mengaku lebih memilih tidur di lantai teras rumah yang hanya beralaskan tikar karena di dalam rumah sering terganggu dengan banyaknya binatang tikus.

Sambil terbata, Tarmuji berharap agar pemerintah setempat bisa membantu kehidupannya, karena selama ini belum pernah mendapat perhatian dari pemerintah.

"Kalau boleh minta bantuan pengobatan dan uang buat biaya hidup sehari-hari, karena saya tidak bisa mencari nafkah untuk menghidupi anak saya karrna sakit yang saya derita," pungkasnya. (qom/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Minggu, 22 September 2019 14:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag63. Qaala idzhab faman tabi’aka minhum fa-inna jahannama jazaaukum jazaa-an mawfuuraanDia (Allah) berfirman, “Pergilah, tetapi barang siapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sungguh, neraka Jahanamla...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...