Senin, 24 Juni 2019 16:36

Dispendik Kota Surabaya Resmi Buka PPDB SMP Negeri

Selasa, 11 Juni 2019 22:49 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
Dispendik Kota Surabaya Resmi Buka PPDB SMP Negeri
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya M Ikhsan saat jumpa pers di Kantor Bagian Humas Pemkot Surabaya, Selasa (11/6). foto: YUDI ARIANTO/BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemkot Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya resmi membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMP tahun pelajaran 2019/2020.

Kepala Dispendik Kota Surabaya M Ikhsan mengatakan, pihaknya sudah menyelesaikan PPDB jenjang SD beberapa waktu lalu. Prosesnya berjalannya lancar. Tahap berikutnya ialah PPDB SMP negeri.

“Sekarang proses jalur mutasi atau perpindahan tugas orang tua, mitra warga, dan inklusi. Berikutnya nanti jalur prestasi, zonasi kawasan, dan terakhir jalur zonasi umum,” kata Ikhsan saat menggelar jumpa pers di Kantor Bagian Humas Pemkot Surabaya, Selasa (11/6).

Jalur yang pertama kali dibuka adalah perpindahan tugas orang tua (mutasi), jalur mitra warga, dan inklusi mulai Senin (10/6/2019) sampai Rabu (12/6). Selanjutnya adalah jalur prestasi yang dibuka pada 12 Juni sampai 13 Juni, jalur zonasi kawasan dibuka pada 13-15 Juni, dan terakhir adalah jalur zonasi umum yang dibuka pada 18-20 Juni.

Ikhsan menjelaskan, untuk jalur mitra warga, pihaknya sudah berkomitmen dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP swasta. Siswa yang masuk mitra warga ini bisa bersekolah di SMP negeri dan swasta sesuai kedekatan tempat tinggal.

"Siswa tersebut dipastikan mendapat fasilitas pendidikan yang sama. Mulai dari seragam gratis, serta biaya pendidikan gratis sampai lulus sekolah,” ujarnya.

Ia menyampaikan data awal siswa mitra warga, berdasarkan Peraturan Wali Kota Surabaya tentang Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Ikhsan menuturkan bahwa jumlah mereka sekitar 14 ribuan. Saat ini sedang dalam proses masuk ke SMP negeri dan swasta.

Dari data mitra warga tersebut, sekolah kemudian melakukan verifikasi dan pendataan. Saat pendaftaran mitra warga tersebut, akan ada formulir di laman ppdbsurabaya.net yang menyatakan bahwa siswa tersebut sudah diterima di mitra warga. Mitra warga bisa melanjutkan pendaftaran untuk menolak atau menerima dengan mengisi pakta integritas.

"Jika menolak, mitra warga bisa mengikuti jalur prestasi, kawasan, atau umum. Namun, dengan menolak mitra warga, hak-haknya berisiko hilang," tuturnya. (ian/rev)

Senin, 24 Juni 2019 12:08 WIB
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Novita Hardiny, istri dari Bupati Trenggalek Moh. Nur Arifin menegaskan kebersihan di kawasan wisata merupakan hal yang harus dijaga, baik oleh pemerintah, masyarakat, termasuk pengunjung wisata itu sendiri.Perny...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Sabtu, 22 Juni 2019 17:29 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag54. Rabbukum a’lamu bikum in yasya' yarhamkum aw in yasya' yu’adzdzibkum wamaa arsalnaaka ‘alayhim wakiilaanTuhanmu lebih mengetahui tentang kamu. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia akan memberi rahmat kepad...
Sabtu, 22 Juni 2019 13:55 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...