Jumat, 23 Agustus 2019 06:12

Petani di Kediri Sulap Sawah jadi Crop Circle

Selasa, 11 Juni 2019 18:49 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Arif Kurniawan
Petani di Kediri Sulap Sawah jadi Crop Circle
Pola tanaman di sawah yang diubah menjadi Crop Circle. foto: Diskominfo Kediri

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Para petani di Desa Kedungmalang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri mempunyai ide kreatif dalam mengundang wisatawan. Mereka membuat penampakan crop circle di sebuah lahan sawah seluas 2,1 hektar di desa tersebut.

Crop circle adalah pola teratur di area lahan tanaman. Fenomena ini muncul sejak awal tahun 1970 di mana lokasi crop circle selalu dikaitkan dengan adanya lokasi pendaratan pesawat UFO milik alien dari luar angkasa. Namun jangan khawatir, karena crop circle di lokasi ini sengaja diciptakan oleh kelompok tani (Poktan) Desa Kedungmalang Kecamatan Papar.

Adalah Poktan Citarum Raharja 2 yang berkreasi menciptakan hal tersebut di atas lahan seluas 2,1 hektar. Crop circle ini dipilih karena dirasa cukup bisa mengangkat pamor desa yang memiliki kekayaan sumber daya alam di bidang pertanian.

Kepala Desa Kedungmalang, Edi Sumitro, mengatakan awal konsep dari lokasi ini adalah rest area. Namun dalam perkembangannya ada kerja sama dengan BPSB Jawa Timur, lalu diangkatlah juga lokasi ini menjadi wisata edukasi.

“Konsep awalnya adalah membangun rest area. Karena kami melihat peluang di mana desa kami berada di jalan strategis yang selalu dilewati wisatawan yang menuju Kota Batu Malang dari Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jakarta. Dari beberapa masukan BPSB, rest area ini diberi daya tarik tambahan agar menambah perekonomian desa,” ujar Edi.

“BPSB melihat ada potensi dari Desa Kedungmalang yang bisa diangkat dan ditampilkan menjadi sajian kepada pengunjung lokasi rest area. Potensi tersebut yakni pertanian Desa Kedungmalang yang cukup bagus dalam penguasaan teknologi pertanian,” jelasnya kepada Kominfo, Senin (10/6).

“Teknologi pertanian memang menjadi daya lebih kami karena desa kami ditempati Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Papar. Sehingga dengan dibantu para penyuluh, kami bergerak mengemas potensi tersebut dalam bentuk wisata edukasi pertanian. Di dalam wahana ini kami akan memberikan edukasi mengenai pengenalan berbagai macam varietas tanaman, cara budidaya, potensi pasar dan lain sebagainya,” tambahnya.

Dalam pengamatan, di lokasi ini terdapat 9 varietas berbeda padi hibrida, 54 padi inbridda, 19 jagung hibrida, 8 varietas jagung manis, jagung pulut manis, jagung pulut ungu, 8 varietas kedelai, shorgum, 19 varietas melon, 17 varietas mentimun, dan 6 varietas bawang merah.

Juga ada 17 varietas semangka, strawberry, 10 varietas cabai, 9 tomat, 116 kacang panjang, 6 buncis, terong, kubis ungu, kubis sendok, sawi hijau, sawi sendok, bayam ungu, bayam hijau, bayam belang, okra, kemangi, labu botol, labu madu, labu jepang, parea, oyong, bunga marigold, bunga celosia, bunga matahari, dan bunga pacar air. Selain itu juga terdapat edukasi sapi dan kambing. (rif/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 21 Agustus 2019 17:27 WIB
BANGSAONLINE.com - Destinasi wisata di Indonesia tidak hanya Bali, Lombok, ataupun Jogjakarta. Masih banyak destinasi wisata lain dengan panorama yang tidak kalah indah, salah satunya adalah Lampung. Letaknya yang berada di ujung Pulau Sumate...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...