Senin, 22 Juli 2019 22:09

​Terkait Tewasnya 2 Pembersih Tangki BBM di Tuban, Begini Tanggapan PT Pertamina Patra Niaga

Selasa, 04 Juni 2019 12:43 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
​Terkait Tewasnya 2 Pembersih Tangki BBM di Tuban, Begini Tanggapan PT Pertamina Patra Niaga
Truk tangki yang menyebabkan kedua korban meninggal dunia.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Manajemen PT Pertamina Patra Niaga selaku operator pengelola mobil tangki distribusi BBM atau BBK kepada masyarakat menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kejadian meninggalnya dua pekerja bengkel Diki Winarto (30) dan Eko Susanto (30) saat membersihkan tangki truk Pertamina, Senin (3/6/2019). Keduanya diketahui merupakan karyawan bengkel milik Sumijan di Desa Purworejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.

Humas PT Pertamina Patra Niaga, Ayulia kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (4/6) mengatakan, sebelumnya kondisi kendaraan Mobil Tangki (MT) bernomor polisi L-9723-UN berkapasitas 24KL milik PT Treston sudah diketahui dan dilaporkan mengalami kebocoran. Kebocoran truk tangki pengangkutan BBM itu diketahui pada Minggu (2/6). Oleh sebab itu, Pengawas PT Pertamina Patra Niaga memutuskan pada hari yang sama agar mobil tangki tersebut dinonaktifkan.

"Selanjutnya meminta kepada pemilik mobil tangki untuk dibawa ke bengkel agar dilakukan penambalan kebocoran dengan cara pengelasan," ucapnya.

Ia menambahkan, pada 3 Juni 2019 sekitar pukul 08.00 WIB, mobil tangki BBM diperbaiki di bengkel Sumijan. Diduga atas inisiatif dari pekerja bengkel, sehingga membawa mobil tangki ke tempat pencucian mobil dalam upaya mencari kebocoran. Akan tetapi inisiatif tersebut sangat disayangkan, karena tidak dilaporkan dan tidak melakukan koordinasi dengan Pengawas dari PT Pertamina Patra Niaga.

"Sampai dengan saat ini, dugaan meninggalnya kedua pekerja disebabkan oleh kekurangan oksigen yang ada di dalam tangki pengakutan BBM tersebut," paparnya.

Terkait dengan kejadian ini, PT Pertamina Patra Niaga bekerja sama dan menyerahkan proses penyelidikan kepada pihak yang berwajib. Kemudian, siap berkoordinasi untuk hal-hal yang diperlukan dalam penyelidikan ini.

"Kami siap dimintai keterangan jika diperlukan dalam penyelidikan," imbuh Ayulia.

Ia menjelaskan, PT Pertamina Patra Niaga merupakan pengelola mobil tangki yang bertugas untuk mengoperasikan mobil tangki untuk mendistribusikan BBM/BBK kepada masyarakat. Sedangkan, proses perbaikan terhadap mobil tangki seperti perbaikan kebocoran pada tangki pengakutan BBM menjadi tanggung jawab pemilik kendaraan mobil tangki tersebut dalam hal ini adalah PT Treston. Kendati demikian, PT Pertamina Patra Niaga turut prihatin atas kejadian ini baik kepada korban maupun keluarganya.

"Ke depannya kami akan lebih meningkatkan pengawasan kepada pihak ketiga yang ditunjuk oleh pemilik mobil tangki untuk melakukan perbaikan, baik dari sisi keselamatan, kualitas maupun penerapan prosedur kerjanya," bebernya. (gun/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...