Sabtu, 26 September 2020 06:40

Pemkab Blitar Kembali Raih WTP, DPRD: Jangan Terlalu Dibanggakan, Masih Banyak PR Kepemilikan Aset

Kamis, 30 Mei 2019 15:20 WIB
Editor: .
Wartawan: Akina Nur Alana
Pemkab Blitar Kembali Raih WTP, DPRD: Jangan Terlalu Dibanggakan, Masih Banyak PR Kepemilikan Aset
Wasis Kunto Atmojo, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Blitar.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih Kabupaten Blitar dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mendapat kritikan dari Kalangan DPRD Kabupaten Blitar.

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Blitar Wasis Kunto Atmojo menilai predikat WTP itu bukan objek prestasi utama yang perlu dibanggakan. Pasalnya, hingga kini Pemkab Blitar masih memiliki segudang pekerjaan rumah. Salah satunya persoalan kepemilikan tanah aset Jatilengger di Kecamatan Ponggok yang hingga kini masih dalam penanganan aparat kejaksaan.

"Kami menyayangkan Pemerintah Kabupaten Blitar terlalu bangga dengan WTP. Padahal masih ada yang menjadi PR Pemkab Blitar harus segera diselesaikan. Audit BPK itu tidak perlu dibanggakan, tetapi menjadi bahan evaluasi dan motivasi. Salah satunya penyelesaian aset. Seperti aset Jatilengger hingga kini belum jelas penyelesaiannya," ungkap Wasis, Kamis (30/5/2019).

Menurut dia, Pemkab harus segera mengambil kebijakan yang strategis dan transparan untuk menyelesaikan kepastian status tanah Jatilengger. Kata Wasis, aset Jatilengger keberadaannya sangat strategis bagi masyarakat karena bisa difungsikan untuk kepentingan masyarakat jika kepastian status tanah itu jelas dan legal. Dia mendorong agar pemerintah segera menetapkan sikap atas status tanah Jatilengger apakah itu memang dikuasai pemerintah atau pihak lainnya.

"Pemerintah harus mencari kejelasan tanah itu milik siapa. Kalau itu milik pemerintah, nyatanya sampai saat ini Pemerintah Kabupaten Blitar tidak menguasai. Kalau ditukar guling, gantinya di mana kan gitu. Jadi, jangan terlalu bangga WTP. Kita yang di dalam pemerintahan itu sebenarnya malu. Iklan-iklan WTP di media. Masyarakat jangan dibohongi," tegas politikus Partai Gerindra itu.

Dikonfirmasi terpisah sebelumnya, Bupati Blitar Rijanto mengatakan, diraihnya opini WTP ini menunjukkan bahwa laporan keuangan Kabupaten Blitar dianggap memenuhi kewajaran informasi yang didasarkan pada empat kriteria.

Di antaranya kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan (adequate disclosure), kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian internal.

“Kami akui ada beberapa catatan dari BPK untuk segera dievaluasi. Satu di antaranya mengenai aset. Makanya, kami terus mendata aset kita,” pungkasnya. (ina)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Selasa, 15 September 2020 13:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*30. inna alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati innaa laa nudhii’u ajra man ahsana ‘amalaanSungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala or...
Jumat, 11 September 2020 09:50 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...