Jumat, 22 November 2019 10:03

Pemkab Blitar Kembali Raih WTP, DPRD: Jangan Terlalu Dibanggakan, Masih Banyak PR Kepemilikan Aset

Kamis, 30 Mei 2019 15:20 WIB
Editor: .
Wartawan: Akina Nur Alana
Pemkab Blitar Kembali Raih WTP, DPRD: Jangan Terlalu Dibanggakan, Masih Banyak PR Kepemilikan Aset
Wasis Kunto Atmojo, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Blitar.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih Kabupaten Blitar dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mendapat kritikan dari Kalangan DPRD Kabupaten Blitar.

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Blitar Wasis Kunto Atmojo menilai predikat WTP itu bukan objek prestasi utama yang perlu dibanggakan. Pasalnya, hingga kini Pemkab Blitar masih memiliki segudang pekerjaan rumah. Salah satunya persoalan kepemilikan tanah aset Jatilengger di Kecamatan Ponggok yang hingga kini masih dalam penanganan aparat kejaksaan.

"Kami menyayangkan Pemerintah Kabupaten Blitar terlalu bangga dengan WTP. Padahal masih ada yang menjadi PR Pemkab Blitar harus segera diselesaikan. Audit BPK itu tidak perlu dibanggakan, tetapi menjadi bahan evaluasi dan motivasi. Salah satunya penyelesaian aset. Seperti aset Jatilengger hingga kini belum jelas penyelesaiannya," ungkap Wasis, Kamis (30/5/2019).

Menurut dia, Pemkab harus segera mengambil kebijakan yang strategis dan transparan untuk menyelesaikan kepastian status tanah Jatilengger. Kata Wasis, aset Jatilengger keberadaannya sangat strategis bagi masyarakat karena bisa difungsikan untuk kepentingan masyarakat jika kepastian status tanah itu jelas dan legal. Dia mendorong agar pemerintah segera menetapkan sikap atas status tanah Jatilengger apakah itu memang dikuasai pemerintah atau pihak lainnya.

"Pemerintah harus mencari kejelasan tanah itu milik siapa. Kalau itu milik pemerintah, nyatanya sampai saat ini Pemerintah Kabupaten Blitar tidak menguasai. Kalau ditukar guling, gantinya di mana kan gitu. Jadi, jangan terlalu bangga WTP. Kita yang di dalam pemerintahan itu sebenarnya malu. Iklan-iklan WTP di media. Masyarakat jangan dibohongi," tegas politikus Partai Gerindra itu.

Dikonfirmasi terpisah sebelumnya, Bupati Blitar Rijanto mengatakan, diraihnya opini WTP ini menunjukkan bahwa laporan keuangan Kabupaten Blitar dianggap memenuhi kewajaran informasi yang didasarkan pada empat kriteria.

Di antaranya kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan (adequate disclosure), kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian internal.

“Kami akui ada beberapa catatan dari BPK untuk segera dievaluasi. Satu di antaranya mengenai aset. Makanya, kami terus mendata aset kita,” pungkasnya. (ina)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 21 November 2019 23:31 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Meluasnya kabar keberadaan destinasi wisata alam pohon besar yang mempunyai akar seribu di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, membuat warga setempat penasaran. Kini, pohon akar seribu itu telah menjadi daya tarik da...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Senin, 18 November 2019 12:31 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*71. Yawma nad’uu kulla unaasin bi-imaamihim faman uutiya kitaabahu biyamiinihi faulaa-ika yaqrauuna kitaabahum walaa yuzhlamuuna fatiilaan.(Ingatlah), pada hari (ketika) Kami panggil setiap umat dengan pemimpi...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...