KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) di Hotel Novotel Samator Surabaya, Sabtu (22/11/2025) malam. Foto: bangsaonline
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ternyata banyak Ketua PWNU yang memilih tidak hadir dalam pertemuan dengan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) di Hotel Novotel Samator Surabaya Jalan Kedung Baruk Surabaya, Sabtu (22/11/2025) malam. Meski demikian Gus Yahya menegaskan tidak akan mundur dari kursi Ketua Umum PBNU.
Kepada wartawan seusai pertemuan Gus Yahya mengatakan tak terbersit untuk mundur atau mengundurkan diri. Alasannya ia mengaku mendapat mandat muktamar NU Lampung menjabat ketua umum PBNU sampai 5 tahun. Ia juga mengatakan bahwa rapat harian Syuriah, sesuai AD/ART, tidak punya wewenang untuk memberhentikan ketua umum PBNU.
BACA JUGA:
- Nama Tunggal di SK, Rais Aam Putuskan Lokasi Munas-Konbes NU di Ponpes Alfalah Ploso Kediri
- Teladan dari Ketua PCNU Kota Malang, Gus Is Serahkan Bisyarah Ceramah 5 Tahun untuk NU
- Soroti Muktamar ke-35 NU, Poros Muda NU: Harus Lahirkan Pemimpin Baru Sesuai Harapan Warga Nahdliyin
- Gus Miftah Ingin Jadi Sekjen PBNU? Ini Respons Kiai dan Kader NU
Jangankan memberhentikan ketua umum PBNU, menurut Gus Yahya, rapat Syuriah juga tak bisa memberhentikan jabatan fungsionaris seperti wakil sekretaris jenderal atau ketua lembaga.
Gus Yahya juga mengaku dirinya belum menerima dokumen Risalah Rapat Harian Syuriah PBNU.
Gus Yahya tiba di lokasi pukul 19.33 WIB. Ia datang seorang diri. Acara pertemuan baru dimulai pukul 20.28 WIB. Tertutup. Tapi wartawan bisa memantau siapa saja yang hadir saat Gus Yahya dan ketua PWNU keluar ruangan.
“Dari 33 PWNU yang diundang hanya 11 PWNU yang datang. Gus Kikin tidak rawuh,” tutur sumber BANGSAONLINE.
Yang dimaksud Gus Kikin adalah KH Abdul Hakim Mahfudz, Ketua PWNU Jawa Timur yang juga pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang.
Gus Kikin menjadi perhatian para kiai dan warga NU karena posisinya sangat sentral. Selain cicit Hadratussyaikh KH Muhammad Hasyim Asy’ari juga tempat pertemuan Gus Yahya itu digelar di Surabaya Jawa Timur.
“Gus Rozin juga absen,” tutur sumber BANGSAONLINE itu lagi. Gus Rozin adalah KH. Abdul Ghoffar Rozin, Ketua PWNU Jawa Tengah.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




