Senin, 22 Juli 2019 07:22

​Gubernur Khofifah: Perayaan Tri Suci Waisak Jadi Momentum Perkuat Nilai Luhur Bangsa

Minggu, 26 Mei 2019 22:54 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
​Gubernur Khofifah: Perayaan Tri Suci Waisak Jadi Momentum Perkuat Nilai Luhur Bangsa
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri Perayaan Tri Suci Waisak Bersama Tahun 2019 di Dyandra Convention Center Surabaya. foto: ist

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Perayaan Tri Suci Waisak dapat dijadikan sebagai momentum dalam membangun kembali nilai-nilai luhur bangsa, serta bersama-sama menjaga sesanti yang ditulis dalam Kitab Sutasoma, yakni Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa. Nilai-nilai luhur tersebut harus terus dibangun untuk menguatkan harmoni, kedamaian dan ketentraman di tengah-tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri Perayaan Tri Suci Waisak Bersama Tahun 2019 di Dyandra Convention Center Surabaya, Minggu (26/5).

Menurutnya, perayaan waisak bersama ini merupakan sarana untuk menyebarkan kabaikan, kedamaian, ketenteraman, serta hubungan harmoni baik antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan lingkungan, maupun manusia dengan sesamanya. Menjaga keharmonisan ini caranya dengan saling menghormati, saling membantu, serta memperkuat solidaritas sosial yang kokoh.

Adanya perbedaan di tengah-tengah masyarakat, lanjutnya, tidak harus diseragamkan atau ditiadakan. Namun semua perbedaan dan keragaman itu harus diikat oleh tali persaudaraan, semangat kebersamaan, dan persatuan. Keragaman ini menjadi tanda kebesaran Tuhan menciptakan alam semesta yang di dalamnya penuh keberagaman.

“Yang beda jangan disamakan dan persamaan jangan dibedakan, karena sebetulnya perbedaan itu akan menjadi bagian dari diri kita untuk selalu mencoba memberikan yang terbaik, beradaptasi, dan proses-proses seperti itu sebetulnya serangkai dalam Bhineka Tunggal Ika. Bagaimana sebaiknya perbedaan itu ending-nya adalah Eka dan diikat oleh Pancasila. Ini harus menjadi satu rangkaian,” kata Khofifah.

Orang nomor satu di Jatim ini lantas mengajak seluruh komponen masyarakat di Jatim serta para tokoh agama pada khususnya, untuk terus memelihara dan memperkuat harmoni, kerukunan dan toleransi dalam kehidupan bersama sebagai bangsa. Ini semua dapat terwujud jika para pemimpin, para tokoh komunitas, dan para pemuka masyarakat, dengan ketulusan dan kebesaran jiwa peduli, berbuat dan bekerjasama dengan erat untuk mengelola permasalahan itu dengan baik.

“Kalaupun kemarin ada dinamika-dinamika, maka hari ini adalah titik di mana ada kesempatan kita kembali memanggil memori tentang nilai-nilai keagamaan yang mengajarkan kebaikan, kedamaian, ketentraman dan tentu bagaimana saling menghormati satu dengan yang lain,” katanya.

Di akhir, Khofifah berharap, perayaan Tri Suci Waisak tahun ini dapat membawa ketentraman, kebahagiaan, kedamaian, dan kesejahteraan untuk seluruh manusia khususnya masyarakat di Jatim.

“Melalui perayaan Tri Suci Waisak bersama 2019 ini saya titip do’a, semoga negeri ini khususnya Jatim senantiasa menjadi negeri yang penuh dengan kedamaian, kesejahteraan, gemah ripah loh jinawi toto tentrem kerto rahajo,” pungkasnya.

Perayaan Waisak Bersama 2019 yang diselenggarakan oleh Keluarga Buddhis Theravada Indonesia (KBTI) dan 5 Vihara di Surabaya ini mengambil tema “Mencintai Kehidupan Berbudaya Penjaga Persatuan”.

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Sangha Theravada Indonesia, Yang Mulia Bhikkhu Sri Pannavaro Mahathera, Dirjen Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI, Caliadi S.H., M.H., serta Ketua Umum Persatuan Umat Buddha Indonesia, Arif Harsono. (mdr/ian)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...