Selasa, 15 Oktober 2019 09:37

Sidoarjo Enam Kali Raih WTP, Bupati Saiful: Ini Jadi Tantangan Tersendiri

Kamis, 23 Mei 2019 23:06 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Mustain
Sidoarjo Enam Kali Raih WTP, Bupati Saiful: Ini Jadi Tantangan Tersendiri
PRESTASI: Bupati Saiful Ilah saat menerima predikat opini WTP dari BPK Perwakilan Jatim, Kamis (23/5). foto: ist

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Untuk keenam kalinya, Pemkab Sidoarjo meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terkait Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2018.

Opini WTP ini diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dan diserahkan kepada Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah, di Kantor BPK perwakilan Jatim, Kamis (23/5).

Bupati Saiful Ilah menyatakan, prestasi WTP ini sekaligus menjadi tantangan tersendiri bagi Sidoarjo. Sebab, auditor BPK bakal menerapkan standar audit lebih tinggi kepada daerah yang berhasil mempertahankan WTP berulangkali.

Terkait sejumlah catatan, bupati mengajak semua OPD untuk memperbaikinya. “Catatannya tidak banyak, melainkan seputar pencatatan nilai aset dan catatan kecil lain. Setelah ini, langsung diselesaikan bersama,” tandasnya.

Bupati menyebut, opini WTP ini, pencapaian kinerja bersama seluruh OPD, yang berkomitmen membuat pelaporan keuangan yang sistemable dan tertib aturan. Sehingga seluruh kegiatan pemerintahan, bisa dipertanggungjawabkan.

Kepala BPK Perwakilan Jatim, Hari Purwaka mengapresiasi Pemkab Sidoarjo yang berhasil mempertahankan predikat opini WTP enam kali berturut-turut. Meski begitu, Hari menyebut, ada catatan sedikit yang perlu dibenahi.

Selain itu, beberapa perhitungan aset dan beban penyusutan juga belum akurat. BPK berharap aplikasi penghitungan penyusutan yang selama ini digunakan Pemkab Sidoarjo disesuaikan dengan standar perhitungan pemerintah.

"Temuan BPK terkait persoalan aset terjadi di semua pemkab/pemkot di wilayah Jatim. Pencatatan aset menjadi perhatian BPK untuk ditindaklanjuti pemkab/pemkot,” tandas Hari.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sidoarjo, Noer Rochmawati menegaskan pihaknya akan segera memperbaiki beberapa catatan dari BPK. Meski tidak banyak, catatan itu harus segera ditindaklanjuti. (sta/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Senin, 14 Oktober 2019 10:04 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Rayap, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesa (KBBI), mengandung dua arti. Pertama, rayap adalah serangga (seperti semut) berwarna putih tidak bersayap. Kedua, rayap berarti orang yang mengeruk kantong orang lain.Dalam berbagai ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...