Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa meninjau Mapolsek Tambelangan Sampang yang dibakar massa. foto: ist
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Silaturahmi dengan para ulama, tokoh agama dan tokoh masyarakat menjadi solusi meredam terjadinya konflik. Solusi ini tidak hanya di Sampang, tetapi juga di seluruh Jatim.
“Kami menyilaturahmikan pikiran kami, menyilaturahmikan hati kami, menyilaturahmikan bagaimana bersama-sama kita membangun kehidupan yang harmoni, saling berseiring, proses saling menjaga dan menghormati di antara ikhtiar-ikhtiar yang kita lakukan,” ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat Silaturahmi bersama Kapolda Jatim dan Pangdam V/Brawijaya dengan Para Ulama Sampang di Kantor Mapolres Sampang, Kamis (23/5).
BACA JUGA:
- Wisatawan Jatim Naik 31 Persen, Kapolda Jatim Pastikan Pengamanan Tetap Ketat Pasca Operasi Ketupat
- Safari Ramadhan di Mapolda Jatim, Kapolri Jamin Stok BBM Subsidi Aman Jelang Idulfitri
- Panen Jagung di Banyuwangi, Gubernur Khofifah Tegaskan Sinergi Jaga Ketahanan Pangan
- Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Kapolda Jatim Anugerahkan Satyalancana
Menurutnya, silaturahmi bisa menyambungkan kesepahaman, persepsi dan pikiran antara pemerintah, forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat. Sebab kesepahaman melahirkan saling mempercayai.
“Ini silaturahmi yang mudah-mudahan para kyai bisa mempersambungkan kesepakatan kita dalam merawat umat, dalam merawat kehidupan masyarakat,” ujarnya sambil menyampaikan keinginan pemerintah bersilaturahmi untuk menata kehidupan masyarakat yang baik, menata kehidupan keagamaan yang baik, serta kehidupan kebangsaan kenegaraan yang baik.
Di sela-sela kunjungannya meninjau Mapolsek Tambelangan Sampang, Gubernur Khofifah menyerahkan sepenuhnya kepada Kapolda Jatim beserta jajarannya terkait kasus pembakaran Kantor Mapolsek Tambelangan, Sampang.
Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen (Pol) Luki Hermawan tidak menginginkan kejadian pembakaran Mapolsek Tambelangan, Sampang terulang kembali. Kepala daerah hingga tokoh agama di Sampang diminta untuk bergandeng tangan mencari solusi agar tidak terjadi kasus serupa.
“Terima kasih kepada tokoh-tokoh agama, ulama, pemuda yang ada di Sampang. Kami difasilitasi Ibu Gubernur dengan Pak Pangdam, kami bisa bertatap muka terkait dengan kejadian semalam,” katanya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




