Minggu, 18 Agustus 2019 23:09

Keren, Kiai Asep Saifuddin dan Habib Hasan Bagi-bagi Takjil di Pinggir Jalan Raya Solo

Selasa, 21 Mei 2019 19:05 WIB
Editor: Tim
Keren, Kiai Asep Saifuddin dan Habib Hasan Bagi-bagi Takjil di Pinggir Jalan Raya Solo
Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, MA dan Habib Hasan Mulahela saat membagikan takjil di pinggir jalan raya Solo, Ahad (19/5/2019). foto: BANGSAONLINE.com

SOLO, BANGSAONLINE.com - Ini momen langka dan keren. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto Jawa Timur bersama Habib Hasan Mulahela membagikan takjil di jalan raya Solo, Jawa Tengah. Habib Hasan Mulahela selain dikenal sebagai orang dekat Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) juga banyak disowani tokoh nasional.

Karena itu sangat menarik ketika dua tokoh itu bersama-sama membagikan takjil di depan kediaman Habib Hasan Mulahela di Jalan Raya Solo, Ahad (19/5/2019).

Kiai Asep hadir ke Solo dalam rangka menghadiri undangan buka bersama Habib Hasan Mulahela. Kiai Asep didampingi Em Mas'ud Adan, Komisaris Utama HARIAN BANGSA dan BANGSAONLINE.com dan Habib Hasan Mulahela, keponakan Habib Hasan Mulahela yang namanya kebetulan sama.

(Habib Hasan Mulahela (kiri) dan Em Mas'ud Adnan, Komisaris Utama HARIAN BANGSA dan BANGSAONLINE.com. foto: BANGSAONLINE.com)

Kiai Asep Saifuddin Chalim tiba di kediaman Habib Hasan Mulahela sekitar pukul 17.00 sore. Kiai Asep bersama rombongan langsung dipersilakan masuk ke ruang tengah kediaman Habib Hasan Mulahela. “Duduk di sini,” kata Habib Hasan Mulahela kepada Kiai Asep sembari menunjuk kursi yang membelakangi musholla keluarga.

Kursi tunggal itu (yang lain sofa) ternyata memang khusus untuk para tamu istimewa. “Mendagri saat ke sini juga saya minta duduk di situ,” tutur Habib Hasan Mulahela kepada BANGSAONLINE.com. Mendagri yang dimaksud adalah Mendagri Tjahjo Kumulo. Memang banyak tokoh-tokoh nasional dan berpengaruh yang silaturahim ke kediaman Habib Hasan Mulahela selama ini, baik tokoh pemerintah maupun tokoh masyarakat.

(Habib Hasan Mulahela, keponakan Habib Hasan Mulahela bersama Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA dan Em Mas'ud Adnan. foto: Istimewa)

Saat asyik ngobrol, tiba-tiba Habib Hasan berdiri dari tempat duduknya. “Saya mau bagi-bagi takjil. Kiai ikut bagi atau duduk di sini?,” tanya Habib Hasan kepada Kiai Asep yang dikenal sebagai kiai miliarder tapi dermawan itu.

Kiai Asep yang dikenal familiar dan egaliter itu langsung berdiri. “Ya saya ikut,” katanya.

Tanpa canggung Kiai Asep yang Ketua Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) langsung ikut membagi-bagikan takjil yang sudah disiapkan di pinggir jalan raya, tepatnya di depan kediaman Habib Hasan Mulahela. Warga sekitar dan para pengendara sepeda motor yang melintas di jalan raya itu langsung berhamburan mengerubungi Kiai Asep dan Habib Hasan yang sibuk membagikan takjil. Hanya dalam hitungan menit ratusan takjil itu sudah habis.

“Saya tiap hari membagi-bagikan ini (takjil). Tiap hari 150 takjil,” terang Habib Hasan sembari masuk lagi ke kediamannya bersama Kiai Asep.

Kiai Asep dan Habib Hasan kembali terlibat ngobrol serius berbagai hal. Kali ini dua tokoh itu duduk di teras rumah yang disulap jadi kafe itu.

Menjelang berbuka puasa tiba, mereka masuk lagi ke ruang tengah. Sambil menikmati buka puasa mereka terlibat obrolan serius terutama situasi nasional yang sedang hangat yakni pilpres. Maklum, baik Kiai Asep maupun Habib Hasan adalah tokoh yang dikenal gigih memenangkan Capres-Cawapres Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

Kiai Asep dengan modal pribadi selama ini banyak berkampanye untuk kemenangan Jokowi-Ma’ruf baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Bahkan Kiai Asep bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menginisiasi berdirinya Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) untuk kemenangan Jokowi-Ma’ruf. Kiai Asep pun didapuk sebagai Ketua Penasehat JKSN Pusat. Sedang Khofifah sebagai Ketua Dewan Pengarah JKSN Pusat. (tim)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...