Sabtu, 25 Mei 2019 14:50

Polda Jatim Kerahkan Anjing Pelacak Endus Jejak Pelaku Mutilasi di Pasar Besar Malang

Rabu, 15 Mei 2019 17:35 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Iwan Irawan
Polda Jatim Kerahkan Anjing Pelacak Endus Jejak Pelaku Mutilasi di Pasar Besar Malang
Pakaian yang diduga milik pelaku dan milik korban ditemukan di TKP saat penyelidikan dan penyidikan oleh Tim Inafis Polda Jatim di lantai dua Pasar Besar Malang, Rabu (15/05). foto: IWAN IRAWAN/ BANGSAONLINE

MALANG, BANGSAONLINE.com - Tim Inafis Polda Jatim dibantu Tim Inafis Polres Malang Kota melakukan identifikasi ke lokasi penemuan mayat termutilasi di lantai dua Pasar Besar Malang, Rabu (15/5).

Kanit Tim Inafis Polres Malang Kota Ipda Subandi menjelaskan, langkah ini dilakukan untuk menggali informasi lebih jau terhadap kasus ini. "Kami belum bisa memastikan dan menyimpulkan korban maupun pelakunya. Berikan kami waktu untuk mengungkapnya," jelas Ipda Subandi.

Dalam identifikasi tersebut juga diterjunkan anjing pelacak jenis Qiera Belgian untuk mengendus jejak pelaku maupun korban di sekitar Pasar Besar Malang. Anggota K-9 Polres Malang Kota Aiptu Imam Muchson menerangkan terdapat bau sandal dan baju dari pelaku di kawasan lantai parkir. "(Baunya, red) sangat kuat," ujarnya.

"Sepertinya pelaku banyak melakukan perjalanan di kawasan Pasar Besar Malang. Terbukti semuanya diputari (anjing pelacak, red). Tidak cukup di situ saja, Qiera langsung turun ke bawah lantai dasar menjauh dari TKP. Qiera langsung menelusuri belakang pasar hingga Jalan Prof. M. Yamin. Bahkan sempat memasuki pelataran sekolah," terang Imam Muchson.

"Pelaku sepertinya sempat mampir ke situ juga. Akan tetapi pelaku ini paham betul wilayah, sampai Qiera mendapatkan kesulitan. Sebab baunya terkadang tebal, sedang, atau tipis. Qiera pun akhirnya mengendus di sebuah taman depan kantor BRI Jalan Laksamana Martadinata. Menandakan, pelaku sempat transit di taman situ. Kami akan terus mencoba berupaya melakukan pelacakan, memberikan penciuman kepada Qiera, untuk mengendus kembali," tuturnya.

Sementara Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri saat mendampingi Tim Inafis Polda Jatim menyampaikan saat ini tim masih dilakukan pendalaman penyelidikan untuk mencari petunjuk baru.

"Kendala di lapangan saat penyelidikan, di antaranya muka (korban, red) sudah tidak bisa dikenali lagi. Kondisi tubuhnya sudah menghitam, ditambah lagi sidik jarinya juga sudah sulit dikenali. Siapa korban sebenarnya, agar bisa memberikan petunjuk baru lebih cepat," bebernya.

"Secara pasti Polda Jatim bersama Polres Malang Kota terus mendalami dan meminta keterangan saksi-saksi. Para saksi masih belum banyak mengetahui di TKP," pungkasnya. (iwa/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...