Minggu, 18 Agustus 2019 23:05

UPT Puskesmas Gondang Diverifikasi, Tarian Bocah Mojokerto Pukau Rombongan Kementerian PPPA

Rabu, 15 Mei 2019 15:22 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Yudi Eko Purnomo
UPT Puskesmas Gondang Diverifikasi, Tarian Bocah Mojokerto Pukau Rombongan Kementerian PPPA
Anak-anak Mojokerto yang menyuguhkan atraksi tarian menyambut kedatangan rombongan tim Kementerian PPPA.

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Atraksi anak-anak menyambut kedatangan rombongan tim verifikasi lapangan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia di Mojokerto, Rabu (15/5).

Aksi penyambutan yang dilakukan Pemkab Mojokerto terkait penghargaan kategori Pelayanan Ramah Anak (PRA) Terbaik pada UPT Puskesmas Gondang, mendapat apresiasi dari pihak Kementerian RI.

Demikian dengan Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi beserta Wakil Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi. Wabup mengatakan bahwa PRA di puskesmas dilakukan berdasarkan pemenuhan, perlindungan, dan penghargaan atas hak-hak anak sesuai prinsip-prinsip perlindungan anak.

“Prinsip perlindungan anak yaitu non diskriminasi, kepentingan terbaik bagi anak, hak untuk hidup, kelangsungan hidup dan perkembangan, serta penghargaan terhadap pendapat anak,” kata wabup.

Komitmen Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam pemenuhan hak anak, juga diwujudkan dengan membentuk wadah juga dibentuk untuk mewujudkan komitmen tersebut, salah satunya yakni Forum Anak Majapahit.

Wabup menilai anak-anak masa kini telah berkembang menjadi pribadi yang lebih terbuka, kritis, namun cerdas. Diperlukan adanya suatu wadah untuk menampung dan mengarahkan.

“Anak-anak era sekarang luar biasa, confidence, dan cerdas. Berani tampil, dan berpendapat. Ini suatu kemajuan. Dunia sudah tidak step by step seperti anak tangga. Kita bahkan sudah meloncat. Terlebih dalam era milenial dan Revolusi Industri 4.0. Jadi semua harus diimbangi dengan controlling dan pengarahan yang tepat,” tambah wabup.

Mega Yolanda, Kasubid Pemenuhan Hak Anak Atas Kesehatan Wilayah II Kementrian PPPA RI, dalam acara ini mengatakan bahwa PRA sendiri adalah salah satu indikator Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA).

Pengukuran KLA menggunakan 24 indikator yang mencerminkan pemenuhan hak anak dan perlindungan anak dari aspek kelembagaan dan 5 (kluster) substansi Konvensi Hak Anak (KHA).

Salah satu klaster substansi tersebut yaitu klaster ke-3 tentang “kesehatan dasar dan kesejahteraan” yang diukur melalui 9 (sembilan) indikator, dimana salah satu indikatornya yakni PRA pada puskesmas.

“Puskesmas adalah sarana pertama fasilitas kesehatan, sebelum RS dan sebagainya. Jadi harus dimaksimalkan dengan baik semua sarana dan pelayanannnya,” singkat Mega.

Rombongan tim verifikasi tiba di lokasi dengan disambut gerak dan tari Aksi Anak Berani oleh anak-anak TK. Kampanye dibuat untuk mengajarkan anak sedini mungkin, mengenali anggota tubuhnya yang tidak boleh dipegang sembarang orang. Tujuannya tidak lain adalah, memberi pengetahuan dan awareness terhadap kemungkinan ancaman tindakan kejahatan asusila yang mungkin terjadi. (yep/dur)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...