Senin, 17 Juni 2019 09:14

RT/RW di Mojokerto Dapat Asuransi Kesehatan dan Ketenagakerjaan

Selasa, 07 Mei 2019 20:26 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Eko Purnomo
RT/RW di Mojokerto Dapat Asuransi Kesehatan dan Ketenagakerjaan
Deny Novianto.

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Para Ketua Rukun Tentangga (RT) dan Ketua Rukun Warga (RW) di Kota Mojokerto berbangga hati karena mereka dimanjakan dengan berbagai fasilitas. Tokoh masyarakat itu bakal mendapat fasilitas asuransi kesehatan dan ketenagakerjaan yang preminya ditanggung Pemkot Mojokerto.

Kebijakan ini menyusul selesainya proses fasilitasi raperda dan disetujuinya raperda tentang pengaturan jaminan sosial daerah oleh Pemprov Jawa Timur.

Deny Novianto, Ketua Bapemperda mengatakan, raperda ini merupakan penggabungan dari dua raperda. Yakni, raperda tentang petunjuk teknis kepersertaan dan pelayanan jaminan kesehatan dan pengaturan jaminan sosial dijadikan satu raperda.

Menurut Deny, pada raperda tersebut disebutkan, pada pasal 16. Yakni ketua rukun tetangga dan ketua rukun warga yang belum memiliki jaminan sosial dapat mengikuti program jaminan kecelakaan kerja dan program jaminan kematian yang pembayaran iuran dibebankan kepada APBD kota sesuai jangka waktu kepengurusan.

"Estimasi kebutuhannya tidak besar bagi ketua RT dan Ketua RW. Estimasi sekitar Rp 125 juta sehingga tidak membebani APBD," ungkapnya

Dengan adanya asuransi ini, para ketua RT dan ketua RW nantinya bakal mendapatkan jaminan sosial baik kesehatan maupun ketenagakerjaan.

Untuk jaminan kesehatan, mereka akan mendapatkan layanan kesehatan gratis. Sedangkan untuk jaminan ketenagakerjaan, disebutkan jika meninggal dunia bakal mendapatkan santunan sekitar Rp 30 juta. Sedangkan, apabila meninggal saat menjalankan tugas alias bekerja sebagai ketua RT/RW mendapat Rp 80 juta.

Sementara kebijakan baru ini diperkirakan bakal diterapkan mulai tahun anggaran 2020 mendatang. Karena anggaran untuk jaminan sosial RT/RW tersebut belum dianggarkan dalam APBD tahun 2019.

"Raperda sudah ditetapkan. Nanti akan diperundang-undangkan. Sedang, pelaksanaan program itu pada tahun depan," pungkas Deny. (yep/rev) 

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Minggu, 09 Juni 2019 23:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag53. Waqul li’ibaadii yaquuluu allatii hiya ahsanu inna alsysyaythaana yanzaghu baynahum inna alsysyaythaana kaana lil-insaani ‘aduwwan mubiinaan.Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengu...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...