Selasa, 20 Agustus 2019 13:13

Konsep Revitalisasi Gor Delta Belum Jelas, Tahun Ini Hanya Bangun Pagar Pembatas

Selasa, 07 Mei 2019 20:21 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Konsep Revitalisasi Gor Delta Belum Jelas, Tahun Ini Hanya Bangun Pagar Pembatas
Gor Delta tampak dari depan. foto: Jawa Pos

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Pembenahan Gor Delta belum sesuai harapan. Tahun ini, pemkab hanya akan membangun tembok pembatas. Fungsinya sebagai pemisah antara kawasan olahraga dengan areal di sekitarnya.

Sayangnya, pemkab justru melupakan penataan PKL dan stan.

Wakil Ketua DPRD Taufik Hidayat Tri Yudono mengatakan, konsep revitalisasi GOR Delta tidak jelas, karena berjalan parsial. Pemkab membangun pagar pembatas namun tidak menata pedagang dan stan.

Menurut Taufik, konsep pembenahan harus menyeluruh. Tidak hanya bangunan fisik, PKL dan stan juga harus ditata. "Karena justru sumber masalah utamanya pedagang," tuturnya.

Dewan sejatinya sudah menyampaikan rekomendasi. Dalam evaluasi Laporan Kerja Pertanggungjawaban Kinerja (LKPJ) Pemkab 2018, salah satu Isinya meminta pemkab menata PKL dan stan.

Taufik menuturkan, kawasan Gor kerap diresahkan warga. Di tempat itu, minuman keras (miras) dijual bebas. Belum lagi keberadaan kafe yang menyediakan pemandu lagu. "Kami meminta segera ditata," tegas politikus PDIP itu.

Senada dengan Taufik, Anggota Komisi D Bangun Winarso menilai fungsi GOR Delta tidak sesuai dengan peruntukan. Seharusnya fungsinya sebagai tempat menggelar kegiatan Olahraga. "Sekarang jadi tempat kuliner," paparnya.

Ketua Fraksi PAN itu mencontohkan ketika malam hari. GOR Delta ibarat pasar malam. Puluhan tenda pedagang kuliner berdiri. "Tambah kumuh," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Djoko Supriyadi menuturkan pembenahan GOR Delta berjalan bertahap. Disesuaikan dengan anggaran. Tahun ini pembangunan fisik. "Kami bangun pagar pembatas," jelasnya.

Tahapan selanjutnya baru penataan PKL serta stan. Menurut Djoko, penataan pedagang memang menunggu pembangunan fisik berjalan. Pasalnya, jika pagar belum tuntas, pemindahan PKL tidak bisa dikerjakan. "Pedagang balik lagi," jelasnya.

Sedangkan untuk stan, pihaknya harus mendata satu per satu stan. Rencananya stan yang tidak sesuai peruntukan bakal dialihkan. "Digunakan untuk kantor cabang olahraga," jelasnya. (cat/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...